Aduh sikecil kok jadi pemarah ya?

August 17, 2016 | By suparyo | Filed in: Kesehatan, Kesehatan anak usia dini.

Seringkali orang tua bingung jika menghadapi si buah hati yang sedang marah, sehingga terkadang orang tua ditengah kebingungan dan karena merasa memiliki kekuasaan terhadap anak, maka cenderung dengan jalan memarahi sang anak sehingga membuat anak akan menangis dan menjadi ketakutan.

si kecil marah

Seorang anak seperti halnya orang dewasa dapat pula marah yang disebabkan berbagai hal, bisa dikarenakan kekecewaan, ketakutan akan perasaan sendiri, tidak ada yang membantu apa yg dilakukannya sehingga rasa frustasi anak pun muncul yang kemudian timbullah amarah itu. Ada beberapa tips yang dapat anda lakukan ketika menghadapi anak yang sedang marah;

Tunjukkan rasa perhatian anda bahwa anda bangga dengan apa yang sedang dilakukannnya, sambil membantunya untuk menyelesaikan apa yang dilakukannya atau apa yg diinginkannya, perasaan frustasi anak akan hilang ketika sang anak merasa perhatian orang tua sangat membantunya menyelesaikan masalahnya.

Berikan pengertian kepada anak bahwa mereka bisa mencapai semua keinginannya namun jangan lupa memberitahukannya akan kemungkinan kegagalan.

Tunjukkan rasa perhatian anda dengan memberikan komentar jika anak berhasil melakukan hal yang baik, misalnya “aduh anak pintar, senangnya ibu Andi sdh bisa menaruh sendiri sepatu di rak sepatu”

Perkenalkan kata “Tidak” pada anak disaat yang tepat. Karena sang anak seringkali melakukan hal yg berbahaya atau hal yang negative dan marah ketika ia dilarang melakukannya. Meskipun demikian jangan mengatakan tidak untuk semua hal, namun batasi hanya pada hal tertentu yang benar berbahaya atau merugikan orang lain
Pada saat anak marah, anda bisa mengajaknya ketempat yang lebih tenang, misalnya ketika anak sedang marah ditempat umum, cobalah mengajaknya ketempat yg lebih sepi seperti di taman atau tempat lainnya.

Berikan hadiah buat sang anak jika ia bisa mengontrol amarahnya, misalnya membelikannya makanan kecil, atau permainan yg ia sukai, namun hal ini jangan terlalu sering karena sang anak akan merasa bahwa ibunya akan memenuhi kemauannya jika ia marah.

Berikan kesempatan pada anak untuk melakukan aktivitas fisik di halaman rumah atau disekolahnya, karena hal ini akan dapat mengurangi dan melupakan rasa marah, tertekan, atau emosi negative lainnya, anak yg aktivitasnya tersalurkan akan lebih mudah dalam mengatasi rasa marah.

Yang paling penting adalah gunakan diri anda sebagai contoh ideal bagi mereka, misalnya pada saat anda marah jangan melakukan hal yg negative dihadapan anak seperti membanting pintu, berteriak, memecahkan gelas, dsb. Jadi sebaiknya jika anda marah bersikaplah lebih baik didepan anak, yang tentunya hal ini akan menjadi panutan bagi mereka.

Jadi memberi hukuman pada sang anak tanpa penjelasan pemahaman yg tepat pada mereka bukanlah cara yang efektif untuk memberikan pelajaran pada anak, penjelasan, contoh apa yang harus dilakukan, serta membuat aturan bagi anak akan lebih efektif dalam mengatasi rasa marah yang timbul pada anak.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *