Bahaya mengkonsumsi makanan olahan

August 13, 2014 | By suparyo | Filed in: Uncategorized.

bahaya-makanan-olahan

Apa yang dimaksud dengan makanan olahan?

Yang dimaksud dengan makanan olahan adalah semua jenis makanan yang diuah dari keadaan alami mereka, diawetkan dan dikemas dalam kotak, kaleng atau kantong contohnya seperti pada susu pasteurisasi atau untuk kenyamanan seperti makanan kaleng. Canning, pembekuan, pendinginan, pengeringan dan pengolahan aseptik adalah beberapa metode lain yang digunakan dalam pembuatan makanan olahan.

Makanan olahan merupakan jenis makanan yang sering mengandung bahan  aditif buatan seperti pemanis, pewarna dan lemak trans. Bahan hadir dalam makanan olahan tidak memberikan kontribusi untuk kesehatan yang baik bila dibandingkan dengan bahan-bahan bahan bahan yang langsung dari dapur rumah. Makanan olahan ditemukan berlimpah di toko-toko kelontong dan supermarket dapat sangat mempengaruhi kesehatan individu. Hindari makanan olahan dan mulailah untuk mengkonsumsi makanan sehat alami. Berikut adalah beberapa fakta tentang makanan olahan.

Fakta tentang bahaya makanan olahan

• Makanan biasanya diproses untuk membunuh bakteri berbahaya atau mikroorganisme lainnya, dan membuat mereka lebih aman saat disimpan di rak yang bertujuan untuk kenyamanan

• Pengolahan makanan menghilangkan beberapa nutrisi, vitamin dan serat yang hadir dalam makanan.

• Pengolahan juga dapat mempengaruhi rasa makanan, terkadang produsen menambahkan bahan murah contohnya gula buatan, garam, lemak atau aditif untuk meningkatkanrasa makanan.

• Mengkonsumsi makanan olahan setiap hari dapat meningkatkan penuaan dan kerusakan ginjal karena dapat memiliki fosfat dan bahan-bahan rekayasa genetika yang ditambahkan ke dalamnya.

• Makanan olahan sangat adiktif dan membuat Anda menginginkannya terus-menerus. Kelebihan dari mengkonsumsi makanan olahan dapat  memicu obesitas dan masalah kesehatan lainnya.

• Apakah Anda tahu bahwa makanan segar sebenarnya lebih murah daripada makanan olahan? Beberapa orang yang telah kecanduan junk food sering mengklaim bahwa makanan segar terlalu mahal jika dibandingkan dengan makanan olahan.

Makanan olahan diproses dari laboratorium dan tidak alami. Makanan yang dimodifikasi secara genetik dan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, infertilitas dan dapat merusak organ-organ internal Anda.

• Jika anda sering mengkonsumsi makanan olahan dapat membuat orang menjadi mudah marah dan mudah tersinggung, sementara konsumsi alami, seluruh makanan dapat membantu meningkatkan suasana hati, mempertahankan tingkat energi dan membuat Anda merasa lebih tenang dan santai.

• Apakah Anda memiliki sereal untuk sarapan? Anda lebih baik berhati-hati karena berbagai penelitian telah menemukan bahwa pestisida dan bahan kimia juga teah terbawa ke paket sereal juga.

• Beberapa makanan olahan seperti selai kacang, selai blueberry, jus cranberry, jus apel, jus anggur, yang mungkin anda anggap sehat namun menyimpan bahaya didalamnya.

• Lemak trans dan gula hadir dalam item yang diproses dapat menyebabkan peradangan serta menyebabkan asma.

• Sulfit adalah agen pengawet buatan utama yang ditemukan dalam berbagai makanan olahan termasuk daging, produk susu, buah-buahan kering, sayuran kering, kentang goreng dan salam. Sulfit berhubungan dengan gejala seperti sakit kepala, sindrom iritasi usus, ruam kulit, masalah perilaku dan asma.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *