Bedong Sebagai Perawatan Bayi

September 24, 2016 | By suparyo | Filed in: Bayi.

Bayi yang baru lahir akan disambut gembira oleh banyak orang, terutama keluarga orangtua baru. Orang tua selayaknya harus mengetahui bagaimana cara merawat bayi dengan baik dan benar.

Orang tua baru biasanya masih bingung bagaimana merawat bayi, apalagi jika bayi tersebut adalah anak pertama mereka. Berikut ini adalah tips untuk merawat bayi yang menggunakan bedong. Bayi baru lahir memang membutuhkan kehangatan, namun bukan dengan membungkusnya rapat-rapat.

bedong-bayi

Bila ingin memberi kehangatan, sebaiknya jangan terlalu erat. Sangat disarankan untuk lebih sering membebaskan bayi dari bedong sehingga bayi bisa bergerak bebas. Merawat bayi dengan membungkus kain bedong menjadi kebiasaan sebagian orangtua selain untuk kehangatan juga karena mereka cemas jika melihat bayinya seperti ada reflek terkejut atau dalam bahasa medis disebut hynogogic startles.

Gerakan seperti refleks terkejut ini terlihat pada tangan dan kaki bayi seperti kejang dan gemetar tetapi hanya beberapa detik. Hal ini normal dan akan menghilang dengan sendirinya saat bayi memasuki usia 3 bulan. Cara mengatasinya adalah dengan memberi kehangatan dan kenyamanan pada bayi dengan memeluk, meletakkan telapak tangan ibu di dada bayi dengan lembut jika terkejut karena suara keras dan memperbaiki posisi tidurnya agar nyaman. Beberapa ibu biasanya khawatir kaki bayinya akan bengkok. Padahal hal seperti ini tidak perlu dicemaskan. Bayi baru lahir memang kakinya cenderung bentuknya agak bengkok dan menekuk. Posisi kaki saat bayi baru lahir memang masih belum bisa lurus sehubungan dengan posisi bayi dalam kandungan. Secara perlahan nanti posisi kaki akan normal kembali. Kecuali bila ada kelainan pada bentuk tulang, tentu dokter atau bidan akan menginformasikan cara perawatan lebih lanjut. Begitu juga dengan bayi yang kepanasan tidak boleh dibedong karena akan semakin meningkatkan suhu tubuhnya. Selain itu bayi pun akan sesak karena tidak bisa bernafas dengan leluasa. Ibu sebaiknya membebaskan tangan dan kaki bayi dari ikatan bedong saat menyusui agar bayi juga bisa bersentuhan dengan ibunya. Kontak fisik ini sangat penting bagi bayi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *