Berat badan ideal ibu hamil

November 13, 2015 | By suparyo | Filed in: Kehamilan, Kesehatan.

berat-badan-ibu-hamilKenaikan berat badan selama kehamilan tergantung dari berapa banyak berat badan anda sebelum hamil dan berapa berat badan ideal untuk tinggi anda. Hungungan antara berat badan dan tinggi dikenal dengan Body Mass Index atau BMI.

Pada seorang ibu hamil, peningkatan berat badan yang cukup signifikan terjadi pada trimester 2 dan 3 sehingga pada masa ini perlu untuk dilakukan pemantuan yang ketat terhadap kenaikan berat badan.

Kenaikan berat badan pada masa ini sekitar 11 hingga 15 kg. Saat memasuki termister ke 2 berat badan akan tumbuh dengan pesat kurang lebih 10 gram perhari dan pada minggu ke 16 sekitar 90 gr, minggu ke 20 sekitar 256 gr, minggu ke 24 sekitar 680 gr, minggu ke 27 sekitar 900 gr).

Jika menurut pedoman berat badan selama kehamilan menurut Institute of Medicine dari Amerika Serikat. Pedoman terbaru yang diterbitkan Mei 2009.

  • Jika Anda memiliki berat badan sebelum kehamilan normal (BMI antara 18,5 dan 24,9), Anda harus mendapatkan 25 sampai 35 pon (11,5-15,9 kg), naik dari 1 sampai 5 pon (450 gram dan antara 2,3 kg ) selama trimester pertama dan sekitar 1 pon seminggu selama sisa kehamilan.
  • Jika pada saat pembuahan Anda berada di bawah berat badan normal (BMI kurang dari 18,5) Anda harus memiliki berat badan sekitar 12,5-18 kg.
  • Dalam kasus Anda memiliki kelebihan berat badan sebelum kehamilan (BMI 25-29,9) Anda harus mendapatkan antara 7-11,5 kg.
  • Jika Anda mengalami obesitas (BMI 30 atau lebih tinggi), Anda harus mendapatkan antara 5-9 kg.
  • Jika Anda akan memiliki anak kembar atau kembar harus anda harus mendapatkan berat badan antara 16,7-24,5kg-) dan 11,5-19 kg jika Anda mengalami obesitas.

Anda bisa mendapatkan berat badan ideal dengan mengkonsumsi makanan sehat. Berkonsultasi dengan bidan atau dokter untuk emndapatkan daftar makanan sehat dan mendapatkan senam khusu bagi ibu hamil.

Jika berat badan anda selama hamil masih masuk dalam rentan idel, anda tidak perlu khawatir karena kenaikan berat badan tersebut bukan hanya karena timbunan lemak tetapi juga kerena tumbuh kembang janin, plasenta, volume darah, cairan ketuban, cairan dalam jaringan tubuh Anda, dan membesarnya payudara.

Wanita yang mendapatkan berat badan terlalu banyak selama kehamilan memiliki risiko lebih besar mengalami operasi caesar atau kelahiran prematur. Wanita yang memiliki kelebihan berat badan kehamilan memiliki risiko lebih tinggi komplikasi, termasuk diabetes gestational dan preeklampsia.
Selain itu, anak-anak dari ibu yang mulai kelebihan berat badan kehamilan mereka lebih mungkin untuk kelebihan berat badan atau obesitas di masa depan.

Wanita yang awal hamil dengan berat badan rendah atau tidak cukup meningkat berat badan selama kehamilan lebih mungkin untuk melahirkan bayi prematur atau bayi lahir dengan berat badan lahir rendah. Kelahiran prematur dapat menyebabkan masalah kesehatan atau bahkan berakibat fatal jika bayi lahir terlalu cepat.

Sangat penting untuk menjaga berat badan ideal kehamilan karena berat badan akan sangat berpengaruh pada kesehatan ibu dan janin. Kesehatan dan pertumbuhan janin sangat dipengaruhi oleh kesehatan ibunya. Salah satu faktor penting adalah dengan pengaturan berat badan. Akan lebih baik lagi, bila hal ini dilakukan sejak Anda merencanakan kehamilan.

Tips : Berkonsultasi dengan bidan maupun dokter kandungan untuk kesehatan ibu dan bayi.


Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *