Cara merawat bayi baru lahir

May 12, 2016 | By suparyo | Filed in: Bayi.

Setelah beberapa hari dari proses melahirkan kini bayi boleh dibawa pulang, sehingga saatnya bagi orang tua untuk merawat bayi baru lahir dirumah. Oleh karena itu anda harus tahu apa saja yang perlu dilakukan bagi bayi yang baru lahir seperti merawat tali pusat atau tali pusar, memandikan bayi, menidurkannya, mengenakan pakaiannya, membersihkan mata, telinga, merawat kuku, rambut dan lain lain.

tali pusat bayiPerwatan tali pusat bayi

  • Tali pusat bayi harus diperhatkan dengan baik karena daerah ini sangat mudah terinfeksi. Biasanya tanpa sengaja terkena air saat mandi sehingga menjadi basah. Jika hal ini terjadi, ganti kain kasa pembungkus tali pusat dengan kain kasa baru, caranya ; Bersihkan dengan menggunakan kain kasa steril yang telah dibasahi dengan alcohol dari pangkal hingga ujung, kemudian lakukan pengeringan dengan membalutnya dengan kain kasa kering.
  • Pengantian kain kasa secara rutin akan membuat kain kasa tetap kering karena jika lembab, tali pusat akan mudah mengalami infeksi.
  • Usahakan popok bayi tidak mengenai daerah tali pusat agar tidak terjadi iritasi.
  • Jangan menutup tali pusat dengan gurita atau plester karena dapa menimbulkan  iritasi.
  • Sebelum anda melakukan perawatan tali pusat, cuci tangan terlebih dahulu hingga benar benar bersih.

Mengenal tanda-tanda infeksi pada tali pusat:

  • Tali pusat kemerahan atau bernanah
  • Mengeluarkan baud an mengeluarkan cairan
  • Keluarnya darah terus menerus dari tali pusat
  • Bayi menjadi lebih rewel terutama saat tali pusat tersentuh oleh tangan atau benda benda lainnya
  • Demam tanpa sebab yang jelas

Jika anda menemukan gejala gejala yang ada diatas sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Jika anda menemukan tanda tanda infeksi, segera berkonsultasi dengan dokter anak agar dilakukan pemerisaan dan perawatan yang tepat.

Jangan merendamnya bayi saat tali pusarnya berlum lepas

Tidak disarankan memandikan bayi dengan cara direndam sebelum tali pusat lepas. Cara memandikan bayi baru lahir cukup dengan mengusapnya atau di lap dengan handuk yang telah di basahi air hangat. Cara ini untuk menghindari tali pusat agar tidak basah atau terkena percikan air. Jika tali pusat basah dan lembab dapat memicu terjadinya infeksi. Jika tali pusat basah anda dapat menganti kain kasanya seperti cara diatas.

Bayi boleh memakai gurita

Sebenarnya pemakaian gurita tidak begitu disarankan, namun jika anda tetap ingin memakaikan gurita pada bayi jangan mengikatnya terlalu kuat. Hal hal berikut ini mungkin dapat anda jadikan pertimbangan.
Pemakaian gurita tidak dianjurkan karena tidak ada hal positif. Pekaian gurita sebenarnya lebih pada mitos mitos lama yang berkembang dalam masyarakat. Pemakaian gurita bayi yang terlalu ketat bias menyebabkan beberapa masalah seperti :

  • Gatal dan iritasi kulit hal ini karena gurita menutup rapat sebagian besar kulit bayi sehingga kulit boleh gurita dapat menyebabkan timbulnya ruam.
  • Bayi lebih mudah gumoh. Pemakaian gurita membuat lambung si bayi tertekan. Bila dalam keadaan seperti itu si bayi dipaksakan minum, maka cairannya akan tertekan dan menjadi muntah.
  • Pemakaian gurita memnganggu gerak pernafasan bayi karena bayi lebih dominan bernafas dengan perutnya.
  • Pemakaian gurita bayi dapat menekan organ tubuh lain  seperti  jantung, hati dan limpa.
  • Pemakaian gurita memang sebuah tradidi yang harus di hormati tetapi perlu di ingat bahwa tidak semua tradisi memberikan dampak yang baik bagi si buah hati termasuk pemakaian gurita.

Organ organ bayi belum sempurna benar saat baru lahir penggunaan gurita rupanya justru dapat menghambat perkembangan organ tubuh bayi, terutama mengganggu saluran pernapasannya.

Bagaimana dengan perutnya yang buncit?

Perut bayi memang terlihat besar saat baru lahir hal ini lantaran ukuran perut bayi yang lebih dominan apalagi bayi benafas dengan perut yang akan terlihat naik turun seirama napasnya. Bentu tubuh bayi berbeda dengan orang dewasa, jika anda melihatnya maka akan tampak jika rongga dada bayi lebih pendek jika dibandingkan dengan perutnya. Hal inilah yang sering dijadikan anggapan perut bayi terlihat buncit. Hal ini sebenarnya lebih disebabkan karena otot dinding perut bayu lebih berfungsi jika dibandingkan otot dada.

Pada saat didala kandungan tali pisat bayi berperan sebagai jalan tranportasi nutrisi dan pertukaran udara. Maka paru paru bayi berfungsi ketia ia telah dilahirkan, paru paru ini memerlukan waktu untuk berkembang sempurna. Oleh karena itu, pernapasan bayi masih dibantu oleh otot-otot dinding perut.  Inilah sebabnya tampak perbedaan proporsi antara rongga dada dan rongga perut pada saat bayi, anak, remaja hingga dewasa.

gambar-ibu-menyusui-bayi

Menyusui bayi

Berikan bayi anda selambatnya setengahjam setelah janin lahir, anda dapat meminta bidan untuk membantu anda. Cara menyusui bayi:

  • Sebelum menyusui biasakan untuk mencuci tangan anda dengan sabun.
  • Perah sedikit ASI kemudian oleskan pada putting dan sekitarnya.
  • Ambil posisi yang baik agar anda merasa nyaman saat memberikan ASI.
  • Sentuhkan putting anda pada bibir bayi agar ia membuka mulutnya, setelah mulut terbuka masukkan.
  • Berikan ASI dari satu payudara sampai kosong sebelum pindah ke payudara lainnya.
  • Untuk melepaskan putting tekan pelan dagu bayi ke bawah sedikit atau dapat juga dengan memasukkan ibu jari antara mulut bayi dan payudara ibu.

Manfaat menyusui bagi ibu dan bayi

ASI adalah makanan terbaik bagi bayi selama bulan bulan pertama kehidupannya. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan pemberian ASI sebagai makanan terbaik bagi bayi selama 6 bulan pertama kehidupan mereka. Bahkan ibu disarankan untuk terus menyusui anak dengan makanan yang cukup hingga mereka berusia 2 tahun. Tidak hanya bermanfaat bagi bayi, memberikan ASI juga bermanfaat bagi ibu.

Mengapa harus ASI?

ASI mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi untuk perkembangannya selama bulan-bulan pertama kehidupan, menyusui juga melindungi bayi terhadap pilek, meningitis, otitis, bronquiolitos, pneumonia dan diare di beberapa penyakit.

Menyusui melindungi anak anda terhadap alergi saat dia dewasa, obesitas, kolitis, beberapa jenis kanker atau asma. Selain bagi bayi menyusui juga bermanfaat bagi bayi. Ibu yang menyusui bayinya kehilangan berat badan mereka lebih cepat sehingga para ibu akan lebih cepat langsing. Menyusui juga melindungi ibu terhadap anemia, hipertensi dan bahkan kurang depresi postpartum. Studi menunjukkan bahwa wanita yang menyusui anak-anak mereka memiliki risiko lebih rendah dari kanker payudara dan ovarium dan osteoporosis.

Ibu yang sedang menyusui harus mencukupi kebutuhan vitamin mereka dan jangan sampai ibu menyusui kekurangan gizi. Ibu menyusui tetapi kekurangan gizi dapat berdampak buruk pada kesehatan bayi mereka. Dampak kekurangan gizi seorang ibu menyusui dapat menyebabkan gangguan kesehatan ibu juga bayinya. Untuk gangguan pada bayi meliputi gangguan proses pertumbuhan, bayi mudah terkena infeksi, bayi sangat mudah terserang penyakit dan juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan mata juga tulang.

Membersihkan wajah bayi

Wajah baji perlu dibersihkan setiap hari namun biasanya bayi tidak menyukai bila anda membersihkan bagian mata.
Untuk membersihkan mata bayi teteskan dengan NaCl kemudian bersihkan dari bagian luar mata kemudian lap dengan menggunakan kain tisu kemudian ulangi pada bagian mata lainnya. (Oh ya ganti tisu anda untuk membersihkan bagian mata lainya)

Membersihkan telinga bayi gunakan cuttun bud yang telah di tetesi NaCL atau larutan garam, bagian yang dibersihkan bagian luar telinga. Peringatan : jangan membersihkan lubang bagian dalam telinga karena sangat senditif.

Merawat rambut dan kuku bayi

Rabut adalah bagian penting yang jga harus di rawat dengan baik. Cuci rambutnya setiap hari.
Untuk menyisir rambut bayi, gunakan sisir yang halus dan bersihkan kulit kepala yang terkelupas diantara rambut bayi yang tidak menimbulkan rasa sakit. Sentuh dengan lembut dan sikat perlahan hingga dia merasa nyaman. Sikat rambut bayi anda sekali sehari.

Selain perawatan rambut kuku bayi juga harus dirawat, Kuku bayi yang sepertinya lunak dan tipis tetapi sangat tajam dan cepat sekali tumbuhnya. Dan jika anda tidak rajin memotong kuku bayi, kulitnya yang lembut akan lecet akibat cakaran tangannya. Potong kuku bayi 3-4 hari sekali, untuk kuku tangan biasanya pertumbuhannya agak lambat.

Biasanya para orang tua yang takut memotong kuku bayi karena takut melukaitangannya lebih memilih mengenakannya sarung tangan. Sebenarnya di dunia medis tidak dibenarkan mengenakan sarung tangan karena dapat menghambat perkembangan motorik halus dan indera perabanya.

memandikan bayiCara memandikan bayi

Mandi adalah hal yang snagat di sukai bayi. Persiapkan semua peralatan untuk memandikan bayi seperti sabun, shampoo, handuk juga pakaian ganti kemudian baru lepaskan pakaian bayi. Suhu air untuk memandikan bayi sekitar 37 derajat celcius.

Posisikan bayi terbaring kemudian oegang dan tahan tengkuk kepalanya untuk menahan kepalanya pegang dia dengan erat dan baru kemudian taruh pantatnya pada bak yang telah berisi air hangat. Basuh kepala bayi anda dengan hati hati, jangan sampai air masuk ke telinga bayi dan gunakan shampoo khusus bayi untuk membersihkan kepalanya dan berikan pijatan lembut pada kulit kepalanya lalu bilas hingga benar-benar bersih. Untuk membasuh pada bagian belakang posisikan bayi dalam keadaan tengkurep, posisi tangan kiri anda terletak pada dadanya.

Untuk bagian badan basuhlah dengan air secara perlahan, gunakan sabun yang memang khusus diperuntukkan untuk bayi, saat mebersihkannya perhatikan pada bagian leher, celah-celah jaripada daerah daerah lekukan, juga pangkal paha, pantat. Jika talipusar pada bayi belum jatuh saat memandikannya udahakan bagian ini jangan sampai terkena air.

Jangan sampai ada busa sabun tertinggal dikulit saat anda membilas bayi Anda mulai dari bagian atas hingga ke bagian bawah. Jika bayi anda suka dengan air anda dapat bermain main dengannya sebentar dan tidak lebih dari 10 menit untuk mencegah kulit bayi agar tidak kering.

Setelah selesai memandikan bayi kini saatnya untuk mengelap. setelah anda memandikannya segeralah membungkusnya dengan menggunakan handuk. Untuk mengeringkan badannya lakukanlah dengan cara menutulkan handuk secara perlahan.

Mengenakan pakaian pada bayi

Sebelum anda membeli pakaian bayi pilihlah pakaian yang mudah untuk dikenalan sehingga saat bayi anda bergerak anda tidak kesulitan untuk mengenakannya.

Penting untuk memberikan kenyamanan pada bayi sehingga pakaian bayi harus mampu memberikannya gerakan yang leluasa, pilih bahan yang baik yang bias membuatnya tidak kepanasan atau tidak kedinginan dan pilih pakaian yang tidak menyebabkan iritasi pada kulitnya.

Cara memakai baju bayi baru lahir

Untuk hari hari pertama sebaiknya memakaikan pakain body bayi yang kancingnya berada disamping, angkat kepala bayi dan memasukkan body.

Linting lengan bajunya kemudian masukkan tangannya, saat memasukkan pada bagian lengan usahakan agar tangan bayi dalam posisi mengepal, perhatikan bagian leher jangan sampai terlalu mengencang.

Tarik sedikit pakaian ke arah depan dan belakang agar tidak ada lipatan sehingga bayi akan merasa lebih nyaman, kancingkan kancingannya, jangan terlalu kencang khususnya pada bagian tali pusat.

Memakaikan celana

Lipat celana terlebih dahulu kemudian masukkan, sata memasukkan usahakan kaki bayi tidak merekang. Angkat kaki bayi dan tahan dengan satu tangan dan tangan lainnya memasukkan celana hingga bagian pinggang.

Pakaikan kaus kaki dan kaus tangan bayi, usahakan untuk memilih kaus kaku dan kaus tangan bayi yang tidak terlalu kencang talinya.

gambar-gambar-bayi-lucu

Cara menidurkan bayi

Bayi membutuhkan jam tidur yang banyak. nah terkadang kita sering bertanaya tanya berapa jam yang dibutuhkan untuk bayi tidur ?

Pada minggu-minggu pertama seorang bayi membutuhkan waktu tidur sekitar 20 hingga 23 jam perhari.
Pada 1 bulan pertama rata-rata bayi membutuhkan waktu tidur sekitar 17 hingga 20 jam perhari.
Bayi yang berumur sekitar 3 bulan bayi membutuhkan waktu tidur sekitar 15 hingga 18 jam perhari.
Bayi yang berumur sekitar 9 bulan membutuhkan waktu tidur sekitar 14 hingga 16 jam perhari.

Untuk mengetahui lebih lengkap tentang jam tidur bayi silahkan menuju artikel kami yang berjudul Jam tidur bayi baru lahir umur 1, 2, 3, 4, 5 hingga 9 bulan.

Bayi tidur bersama dengan orang tua akan lebih memudahkan seorang ibu pada saat menyusuinya dimalam hari, seorang ibu tidak perlu beranjak dari tempat tidurnya. Agar lebih aman beri batasan guling atau bantal untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan contohnya seperti bayi tertindih, terkena pukulan tangan saat ibu tertidur dll.

Cara mengangkat dan meletakkan bayi pada tempat tidur

Cara mengangkat bayi dari tempat tidur adalah dengan meletakkan tangan anda dibawah kepala bayi dan tangan anda yang satunya diletakkan pada pinggang, angkat perlahan dan perhatikan posisi kepala dalam keadaan yang benar.

Saat anda akan meletakkan bayi anda ke tempat tidur, taruh tangan anda dibawah kepala bayi dan tangan yang satunya menahan pinggang lalu letakkan secara perlahan-lahan lalu tarik tangan anda dengan perlahanlahan.

Posisi tidur yang baik bagi bayi

Tidur bayi memiliki banyak manfaat seperti untuk perkembangan otaknya dan untuk pertumbuhannya, atur posisi tidur yang baik untuk bayi anda. Dengan tidur yang nyenyak maka pertumbuhan otak bayi akan lebih maksimal.

Anda dapat menidurkan bayi anda dengan posisi terlentang, posisi miring kekanan dan kekiri. Posisi tidur terlentang dapat memperkecil resiko Sudden Infant Death Syndrome (SISD) atau kematian mendadak pada bayi dapat berkurang hingga 50%. Baca selengkapnya tentang psosisi tidur bayi pada atikel yang berjudul Posisi tidur bayi yang baik.

bayi-bab

Pemakaian pempers pada bayi baru lahir

Nah ini dia nih yang di tunggu tungu, menganti pempers bayi. Pertama tema letakkan bayi pada posisi berbaring, anda dapat menaruhnya pada meja khusus atau dapat juga pada tempat tidur yang dialasi dengan perlak. Untuk menganti pempers tidak perlu melepas semua pakaiannya cukup bagian bawahnya saja. Tetapi sebelumnya tatik pakaian bayi bagian atas ke atas agar tidak kotor.

Cuci tangan anda terlebih dahulu kemudian angkat kaki bayi dengan satu tangan dan tangan yang satunya untuk membersihkan pantat bayi dan bagian lainnya. Anda dapat menggunakan tisu basah atau dapat juga menggunakan handuk tangan yang dibasahi dengan air hangat. Basahi tisu atau handuk tangan dengan air setiap saat membersihkan bagian lekukan alat kelamin juga pangkal paha.

Cara membersihkannya dimulai dari atas kemudian menuju kebawah untuk mencegah penyebaran bakteri ke alat kelamin. Setelah selesai basuh kemudian keringkan dengan menggunakan handuk. Jangan di gosok, cukup di tepuk-tepuk.

Setelah selesai membersihkan pakaiakan pempers baru yang bersih. Saat memilih pempers usahakan untuk memilih ukuran yang pas sesuai dengan ukurannya. Rekatkan pempers jangan terlalu kencang agar bayi merasa nyaman.

Selain mengetahui cara merawat bayi baru lahir anda juga harus mengetahui beberapa masalah pada bayi, contohnya kulit bayi.

Kulit bayi yang baru saja lahir membutuhkan perawatan khusus. Selama beradap tasi dengan leingkungan baru, kulit yang bayi sering mengalami masalah seperti :

Cradle cap

kulit bayi harus beradap tadi dengan lingkungan sekitar, biasanya mereka hidup dlam lingkungan rahim yang basah dan kemudian lahir dan hidup pada lingkungan kering. Kulit bayi berkembang setelah ia lahir dan kulit bayi menyerap kelembapan lebih cepat dari orang dewasa. Selain kekebalan tubuh dari bayi yang masih sedang berkembang, terdapat juga kemungkinan jika merawatnya tidak terlalu baik terutama dalam menjaga lingkungan sekitar bisa menyebabkan infeksi dan gangguan lainnya.

Berikut ini adalah beberapa penyakit kulit pada bayi baru lahir .

Jerawat infantil, jerawat ini adalah masalah umum pada bayi dan umumnya akan menghilang dalam beberapa bulan pertama.

Kulit mengelupas, biasanya setelah dilahirkan  kulit telapak kaki dan pergelangan bayi biasanya mengelupas. Anda tidak perlu kawatir karena biasanya ini adalah hal normal, setelah beberapa hari kulit ini akan mengelupas dan hilang dengan sendirinya.

Cradle cap, beberapa bayi kemungkinan memiliki cradle cap atau dermatitis seboroik. Kulit biasanya seperti bersisik, keras pada kulit kepala. Ini adalah kondisi umum yang biasanya terjadi pada minggu-minggu pertamadan dapat berlangsung hingga beberapa minggu atau bulan. Untungnya, gangguan ini biasanya hilang sepenuhnya ketika bayi berumur 8 hingga 18 bulan. Untuk membantu menghilangkannya terapkan minyak baby oil sambil di usap agar melunak, setelah beberapa menit kemudian sisir.

Ruam popok, ruam popok adalah masalah umum yang sangat sering terjadi, jika ingin mengetahui lebih banyak tentang ruam popok silahkan menuju artikel ; “Cara mengobati ruam popok pada bayi“.

Selain beberapa masalah kulit diatas, bayi juga sering mengalami biang keringat, untuk masalah ini silahkan menuju artikel kami yang berjudul ; Cara alami menghilangkan biang keringat.

Meskipun banyak dari penyakit ini diselesaikan sendiri, jika ada sesuatu yang menarik perhatian dan membuat anda khawatir, konsultasikan dengan dokter Anda.

Bayi mengalami gumoh

Terkait dengan gumoh para ibu juga wajib tahu, apa saja yang menyebabkan bayi baru lahir sering gumoh. Berikut ini adalah beberapa hal yang biasanya menyebabkan bayi gumoh.

Bayi gumoh terutama pada usia 1-4 bulan adalah hal yang wajar, namun demikian sebagai seorang ibu kita sering merasa khawatir dengan kondisi ini.

Kenapa sih si kecil kok gumoh?

Spingter klep lambung bayi belum sempurna, sehingga kurang mampu menahan cairan yang masuk kedalam lambungnya.

Bayi belum mempu mengontrol jumlah cairan yang masauk kelambungnya, kapasitas lambung bayi sangat terbatas sehingga jika kepenuhan akan gumoh.

Gerakan bayi yang terlalu aktif dapat meningkatkan tekanan pada lambung sehingga merangsang untuk mengeluarkan isinya.

Posisi menyusui yang dalah juga dapat menyebabkan gumoh. Posisi menyusui sambil tidur membuat ASI lebih sulit menuju lambung sehingga mudah terjadi gumoh ketika bayi bergerak.

Perut bayi kembung terisi oleh udara sehingga cairan yang masuk mudah untuk tersedak keluar.

Pemakaian gurita yang terlalu ketat dapat menghambat perkembangan lambung sehingga saya tampung lambung menjadi sedikit. pemakaian gurita juga membuat organ pernafasan dan pencernaan bayi menjadi kurang berkembang secara maksimal.

Intolerasni susu formula menjadi alasan selanjutnya dari bayi gumoh. Bayi tidak dapat mencerna laktosa yang dikandung susu formula, sehingga terjadi reflek muntah setiap kali minum.

Pemberian makanan pendamping terlalu dini dapat menyebabkan bayi gumoh (kurang dari 6 bulan), karena pencernaan bayi belum siap menerima makanan padat sehingga lambung, usus rentan luka dan terjadi diare.

Mencegah gumoh

Untuk pencegahan gumoh sangat tergantung dari penyebabnya, namun anda dapat memperharikan beberapa hal berikut ini :

  • Berikan ASI eksklusif saj aselama 6 bulan. Memberikan makanan di bawah 6 bulan meningkatkan resiko alergi, diare, obersitas.
  • Saat menyusui bayi, ambil posisi yang baik dan benar dapat di panggu, disangga dengan siku agar ASI mudah masuk ke perut. Untuk mencegah udara masuk atau aerola, tempelkan perut ibu dengan perut bayi.
  • Sendawakan bayi setelah menyusui. Menyendawakan bayi untuk mengeluarkan udara yang masuk saat bayi minum susu. Posisikan bayi tegak menghadap dada ibu, sangga kepalanya dengan tangan kemudian tepung tepuk ringan punggung bayi hingga bersendawa.
  • Berikan bayi anda sedikit asi tetapi sering, jangan terlalu banyak.
  • Jangan mengikat gurita terlalu kencang/ketat.
  • Setelah menyusu posisikan bayi agak tegak selama 15 menit.
  • Tinggikan posisi kepala dan dada bayi saat tidur.
  • Setelah menyusu usahakan agar bayi anda tidak terlalu banyak bergerak.
  • Jika bayi anda gumoh karena kelainan atau cacat bawaan sebaiknya segera bawa ke dokter agar dilakukan pemeriksaan dan penagangan.

Apa yang harus dilakukan jika bayi gumoh?

Bersikap tenang

Segera miringkan bayi anda agar dairan tidak masuk ke paru paru dan jangan mengangkat bayi yang sedang gumoh karena beresiko cairan masuk ke paru-paru.

Bersihkan sisa gumoh dengan lap basah dan pastikan tubuh bayi yang terkena gumoh bersih terutama bagian lipatan leher, jika anda tidak membersihkannya dengan baik dalapt menjadi sarang kuman dan jamur.

Jika gumoh keluar dari hidung bersihkan dengan cuttin bud, jangan menyedot dengan hidung karena dapat menyakiti bayi dan rentan menularkan virus.

Tunggu beberapa saat jika ingin memberi ASI lagi

Waspadai jika terjadi

Cairan yang keluar lebih banyak dari pada yang masuk.

Muntah yang disertai dengan diare

Munculnya tanda tanda bayi kekurangan cairan, seperti bayi lemas, ubun ubun cekung, pipis kurang dari 6 hari sekali, demam, kulit lembek, bayi menangis dan merintih atau mungkin bayi tidak menangis dan bayi tidak sadarkan diri.

Muntah bayi berwarna coklat, hijau atau mungkin bercampur darah

Bayi sangat rewel

Gumoh biasanya akan hilang seiring dengan bertambahnya usia dan sempurnanya sistem pencernaan bayi, bayi yang berusia 4-5 bulan biasanya sudah jarang gumoh. Jika cairan yang masuk masih lebih banyak dari cairan yang keluar, anda tidak perlu khawatir.

Demikian tadi beberapa tips perawatan bayi semoga tulisan ini dapat membantu. Terima kasih.


Tags: ,

3 comments on “Cara merawat bayi baru lahir

  1. artikelnya mantep banget, bagus deh buat persiapan aku yang sebentar lagi mau punya anak, terima kasih atas infonya yah…

  2. Chriss says:

    Amat berguna untuk ibu yang baru lahir bayi dan tidak mempunyai sebarangan pengalaman untuk merawat bayi. Ini memang panduan yang baik.

  3. Mamah muda says:

    Terima kasih tipsnya, kebetulan saya baru melahirkan bayi pertama,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *