Cara Merawat Tali Pusar Bayi

September 26, 2016 | By suparyo | Filed in: Bayi.

Ketika bayi masih berada dalam kandungan, yang menjadi penghubunga bayi dengan plasenta ibu adalah tali pusar. Tali pusar berfungsi sebagai sumber penghidupan bayi, mulai dari makanan hingga suplai oksigen untuk bernafas.

Pada saat bayi dilahirkan ke dunia, tali pusarnya akan dipotong dan disisakan beberapa centimeter saja oleh dokter. Merawat tali pusar bayi yang baru lahir diakui sebagian orang tua, susah-susah gampang. Kebanyakan orang tua takut memandikan buah hatinya yang masih bayi karena tali pusarnya masih basah. Tapi tidak sedikit ibu muda yang bersikap wajar saat merawat tali pusar sang anak.

tali-pusar-bayi

Beberapa orang tua memilih untuk merawat tali pusar anaknya dengan menutupinya menggunakan kain kasa, sementara itu beberapa diataranya memilih untuk tidak melakukan apa-apa alias membiarkan saja tali pusar anaknya sampai lepas sendiri. Hal ini sejalan dengan pesan dokter yang mengatakan bahwa tali pusar pada bayi tidak usah diberi perlakuan khusus, tidak perlu diberi antiseptik.

Puput atau lepasnya tali pusar ini berbeda-beda antara satu bayi dengan bayi lainnya, ada yang lepas salam waktu singkat dan ada juga yang lepasnya dalam waktu lama. Puput atau lepasnya tali pusar bayi, ternyata tidak semua bayi mengalami dalam waktu singkat. Ada beberapa bayi yang tali pusarnya justru butuh waktu lama untuk puput. Untuk perawatannya sendiri bisa dengan cara diberi alkohol kemudian ditutup kain kassa. Perawatan tali pusar secara tradisional juga bisa dilakukan dengan cara dirawat menggunakan kunir, seperti kebanyakan orang dulu.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *