Cara mudah cegah stroke

June 11, 2016 | By suparyo | Filed in: Kesehatan.

Stroke dapat menyerang siapa saja, jika tidak meninggal dunia, penderita stroke bisa mengalami cacat permanen oleh karena itu stroke harus di cegah dengan diet dan olehraga secara teratur.

stroke

Banyak orang menjadi korban stroke sehingga penyakit ini layak menjadi momok yang menakutkan bagi banyak orang. Bahkan penyakit stroke menjadi penyakit penyebab utama kematian di Indonesia. Penyakit stroke tidak memandang jenis kelamin, pangkat maupun jabatan, suku maupun agama.

Jika tidak meninggal dunia setelah serangan stroke, biasanya penderita akan mengalami cacat permanen yang sangat sulit untuk disembuhkan kembali. Korban dari stroke berjatuhan setiap hari. banyak sekali penduduk Indonesia baik tua maupun muda meninggal akibat penyakit ini. Mulai dari sekarang kita harus selalu sadar akan bahaya dari stroke. Terdapat beberapa tanda stroke seperti kesadaran menurun, nyeri kepala yang hebat tanpa sebab yang pasti dan terkadang disertai dengan mual dan muntak, gangguan berbicara, gangguan tingkah laku, gangguan penglihatan dan pendengaran secara tiba-tiba.

Tanda tanda lain dari stroke seperti kesemutan pada sebagaian anggota badan, sulit berjalan, sempoyongan, terkadangterjatuh sewaktu bangun dari tidur atau waktu berada di kamar mandi. Kesulitan berbicara dan berfikir juga gangguan otonom merupakan tanda tanda dari stroke.

Terdapat dua jenis stroke yaitu stroke sumbatan dan stroke hemoragik. Jika stroke menyerang bagian otak kiri maka akan mengakibatkan lumpuhnya anggota gerak kanan, kesulitan berbicara, berfikir dan gangguan fungsi otonom. Jika stroke menyerang otak bagian kanan akan menyebabkan kelumpuhan anggota gerak kiri, gangguan emosi umumnya lebih ringan jika dibandingkan dengan serangan otak di sebelah kiri.

Jika anda mengalami serangan stroke segeralah berobat. Yang paling bagus adalah diantara 3 hingga 6 jam setelah serangan. Jika stroke segera diobati maka harapan sembuh akan cukup besar.

Bagaimana cara mencegah stroke?

Berbicara masalah stroke terdapat dua faktor, 1 faktor yang dapat dibuah dan yang kedua adalah faktor yang tidak dapat di ubah. Faktor yang tidak dapat diubah seperti umur, jenis kelamin “laki laki lebih mudah terserang stroke jika dibandingkan dengan perempuan, ras suku bangsa juga faktor keturunan.

Sedangkan untuk faktor yang dapat dibuah seperti tekanan darah tinggi, diabetes militus, penyakit jantung tertentu, hiperlidemi, kelebihan berat badan, polistemia, kelainan darah, merokok, alkohol, kurang olahraga serta stres fisik dan mental adalah faktor faktor yang dapat diubah.

Untuk mencegah stroke kita harus menghilangkan faktor faktor yang meningkatkan resiko dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Untuk mencegah stroke kita harus mengusahakan agar tensi darah tetap normal, dengan cara minum obat, diet juga olahraga secara teratur. Bagi mereka yang menderita diabetes militus harus selalu berobat secara teratur, olahraga sesuai dengan keadaan tubuh juga diet. Bagi para penderita jantung, hiperlepidemia dan polisitemia harus berobat secara teraur. hindari rokok dan alkohol.

Dalam melakukan olahraga sebaiknya dilakukan 3 hingga 5 kali dalam seminggu. Olahraga yang culup sederhana seperti 30 menit berjalan di bapi hari, jika memungkinkan beberapa menit dengan lari dan ditambah dengan senam tingan.

Cara lain mencegah stroke dengan mengatur pola makan atau yang biasa dikenal dengan diet. Semakin bertambah umur anda maka harus semakin mengurangi makanan dari daging berlemak, makanan yang dimasak dengan cara di goreng. Anda juga harus menambahkan makan sayur dan buah buahan.

yang tidak kalah penting adalah general check up. Jika anda berumur diatas 35 tahun setidaknya melakukan check up 1 kali dalam setahun. Jika anda berusia 60 tahun atau dengan indikasi tertentu, lakukan cek kesehatan setidaknya 2 kali dalam setahun.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *