Diet seimbang saat menyusui

December 1, 2015 | By suparyo | Filed in: Kehamilan, Kesehatan.

menyusuiBanyak para wanita bertanya-tanya haruskah melakukan diet saat menyusui bayi. Anda mungkin tidak perlu melakukan perubahan besar dalam pola makan atau minum saat menyusui tetapi penting untuk mempertimbangkan diet seimbang penting bagi kesehatan anda dan bayi anda.

Keajaiban yang dimiliki ASI adalah sebagai makanan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi. Makanan yang anda konsumsi akan berpengaruh terhadp jumlah susu dan kualitasnya oleh karena itu sangat penting untuk makan makanan yang bergizi. Diet seimbang sangat penting untuk kesehatan diri anda dan tumbuh kembang bayi.

Saat tubuh kekurangan nutrisi bukan berarti anda tidak akan menderita. Saat kekurangan nutrisi maka akan diambilkan dari cadangan pada tubuh dan jika dibiarkan berlarut larut maka cangan akan habis yang menyebabkan kekebalan tubuh semakin berkurang. Penuhi kebutuhan tubuh akan nutrisi dengan melakukan diet sehat untuk diri anda dan untuk anak anda.

Banyak ibu sering merasa lapar dan ini adalah hal normal karena tubuh bekerja susah payah untuk menghasilkan susu untuk bayi anda. Akan lebih baik jika anda makan dalam jumlah kecil tetapi sering untuk menjaga tingkat energy dan menghilangkan rasa lapar.

Makan kacang kacangan, biji-bijian, buah dan sayuran serta makanan lain yang menyediakan cukup protein, kalsium dan zat besi.

Ibu yang menyusui mayoritas membutuhkan lebih banyak 200-500 kalori dari pada ibu yang tidak menyusui. Ini berarti Anda harus mengkonsumsi minimal 2,000-2,700 kalori setiap hari.

Jumlah yang tepat dari kalori yang Anda butuhkan tergantung pada faktor-faktor seperti berat badan, tingkat aktivitas dan seberapa sering Anda menyusui si kecil.

Jika anda ingin menurunkan berat badan anda harus berhati-hati. Untuk menurunkan berat badan selain faktor diet tingkat aktivitas dan metabolisme Anda memberikan pengaruh yang sangat besar. Saat menyu tidak dianjurkan untuk mencoba untuk menurunkan berat badan sebelum bayi Anda berusia dua bulan. Ingat bahwa jika Anda mengurangi makanan dapat mempengaruhi produksi ASI. Penurunan berat badan yang cepat bisa berbahaya untuk bayi, karena racun biasanya disimpan dalam lemak tubuh dilepaskan mencapai aliran darah, meningkatkan jumlah kontaminan dalam ASI.

Keseimbangan adalah kunci untuk diet yang sehat. Diet yang seimbang (campuran karbohidrat, protein dan lemak makanan) akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan akan memberikan gizi yang diperlukan yang dibutuhkan tubuh Anda. Misalnya, kacang-kacangan dan biji-bijian dan buah-buahan segar dan sayuran tidak hanya lebih bergizi daripada makanan olahan, tetapi juga merupakan sumber energi yang penting.

Beberapa ikan juga mengandung asam vitamin lemak Omega-3 yang disebut DHA (docosahexaenoic acid) dan EPA (eicosapentaenoic acid), yang penting untuk perkembangan otak, mata dan sistem saraf bayi selama tahun pertama kehidupan mereka (bayi Anda mendapatkan asam lemak Omega-3 vitamin melalui ASI). Makan ikan baik untuk perkembangan otak bayi, namun perlu diingat terdapat jenis ikan mengandung mengandung merkuri yang dapat membahayakan ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak mereka. Batasi konsumsi ikan laut saat menyusui karena makanan laut biasanya tinggi akan kandungan merkuri.

Jangan minum alkohol saat menyusui karena alcohol dapat menembus ke dalam ASI dan dapat membahayakan atau mengganggu bayi.

Minum banyak air dan membatasi kafein. Ketika menyusui, tubuh Anda membutuhkan sekitar 16 cangkir cairan (termasuk cairan ditemukan dalam makanan Anda, seperti di kaldu, sup, serta dalam buah atau sayuran).

Demikian tadi sekilas tips makanan sehat bagi ibu menyusui. Untuk mengetahui lebih banyak tentang makanan sehat bagi ibu menyusui silahkan memanfaatkan kolom pencarian dari situs ini.


Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *