Efek samping mengkonsumsi protein whey

February 11, 2015 | By suparyo | Filed in: Uncategorized.

whey-proteinEfek samping mengkonsumsi protein whey – Beberapa ahli mengatakan bahwa mengkonsumsi whey dalam jangka panjang dapat menyebabkan sejumlah efek samping, seperti terlalu sering menggunakan ginjal yang mengarah pada pembentukan batu ginjal atau pengasaman darah yang dapat menyebabkan osteoporosis, kerusakan hati yang menyebababkan ketosis. Ketika tubuh menggunakan kalsium untuk menghilangkan efek keasaman darah, kalsium tidak terpakai akan menetap di ginjal yang dapat menyebabkan batu ginjal.

Namun para pendungkung protein whey mengatakan bahwa efek samping hanya spekulasi tanpa bukti ilmiah.

Logikanya jika semua dikonsumsi dalam jumlah yang sedang tidak akan berbagaya, seperti halnya jika anda makan berlebih dapat berbahaya. Yang penting adalah untuk tidak berlebihan. Dan karena efek samping protein whey terlihat hanya ketika dikonsumsi dalam jumlah besar dan dalam waktu yang lama, sehingga anda juga harus berhati hati ketika memilih produk yang dikonsumsi untuk dalam jangka waktu lama dan teratur.

Namun terdapat beberapa tindakan pencegahan sebelum rajin mengkonsumsi protein whey.

Jika Anda alergi terhadap protein susu silakan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi jenis protein whey.

Seseorang dengan intoleransi laktosa harus menghindari konsentrat protein whey, karena biasanya mengandung laktosa dan jumlahnya dapat sangat bervariasi dari satu produk ke produk lain. Orang dengan intoleransi laktosa harus memilih whey protein isolat yang kurang dari 0,1 gram laktosa per sendok makan (20 gram) atau laktosa kurang dari jumlah yang ditemukan dalam secangkir yogurt.

Whey protein dengan kualitas tinggi dan lengkap dapat dikonsumsi oleh wanita hamil dan anak-anak, asalkan mereka tidak alergi terhadap protein susu.

Kandungan paling banyak dari protein whey adalah alpha-lactalbumin, yang merupakan protein utama dalam susu manusia. Formula bayi sering mengandung protein whey, termasuk formula khusus untuk bayi prematur.

Namun sebelum mengambil protein whey, baik untuk wanita hamil maupun anak anak sebaiknya, orang tua dari anak-anak harus berkonsultasi dengan dokter untuk benar-benar yakin bahwa protein whey yang anda berikan tepat untuk mereka.

Bagi seorang binaragawan yang ingin peningkatan massa otot yang signifikan dan terus-menerus membakar kalori umumnya mengkonsumsi 150 gram per hari. Dan perlu anda ketahui bahwa dosis yang sangat tinggi dari protein whey tidak dianjurkan, karena hal ini akan menyebabkan hati kelebihan beban, dan tidak mendapatkan manfaat yang sama seperti dengan jumlah yang lebih rendah dari aturan yang diberikan antara tiga hingga lima kali per hari.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *