Efek samping rokok elektrik bagi kesehatan

March 1, 2015 | By suparyo | Filed in: Kesehatan.

rokok-elektrikEfek samping rokok elektrik bagi kesehatan – Berbeda dengan rokok tembakau yang dibakar, rokok elektrik menggunakan baterai untuk membakar cairan dan saat dihirup uapnya akan masuk ke paru-paru. Rokok jenis ini pertama kali dikembangkan sebuah perusahaan di bajing RRC 2003 dan kemudian di kuasai Golden Dragon Group Ltd Pada tahun 2004.

Beberapa tahun yang lalu rekok elektrik sempat buming karena mengklaim sebagai rokok yang aman bagi tubuh. Cara kerja dari rokok elektrik dengan menggunakan sensor untuk mengendalikan asap yang dihasilkan dari cairan khusu yang digunakan untuk memproduksi uap melalui saluran kecil berongga.

Perlu untuk anda ketahui ternyata rokok elektrik memiliki kandungan nikotin sekitar 6mg dan ternyata kandungan nikotin yang terdapat didalam rokok elektrik tidak kalah dari rokok tembakau meskipun rokok ini mengklaim tidak menimbulkan asap dan bau.

Efek samping rokok elektrik bagi kesehatan

Rokok elektrik memiliki beberapa zat nikotin pelarut yang bervariasi dan jika di panaskan akan menghasilkan nitrotisme, larutan ini merupakan salah satu penyebab penyakit kanker. Rokok elektrik memiliki kandungan nikotin plus plefer yang ditambahkan dan bahan bahan ini dapat menimbulkan bahaya seperti penyempitan pembuluh darah, berdebar dan peningkatan tekanan darah.

Efek samping rokok elektrik menurut rilis Food and Drug Administration di Amerika Serikat yang telah melakukan 18 penelitian mengenai rokok elektrik. Nikotin cair yang terdapat didalam rokok elektrik bisa membuat paru-paru teriritasi. Saat rokok elektrik diisap, cairan ini akan berubah menjadi carbonyl yang mengakibatkan kanker.
Meskipun kini rokok elektrik memiliki fitur pengaturan suhu namun jika suhu yang diatur semakin tinggi akan semakin banyak carbonyl yang diproduksi. Selain formaldehida yang akan akan menyamai rokok biasa dan formaldehida sangat berbahaya bagi paru paru. Ada yang dihasilkan rokok elektrik juga akan menimbulkan aerosol yang berisiko bagi kesehatan paru-paru.

Meskipun masih menkjadi banyak perdebatan namun konon terdapat laporan laporan kasus yang menjadi bahaya dari rokok elektrik seperti pneumonia, kejang, hypotensi, gagal jantung, disorientasi belum lagi resiko luka bakar akibat meledaknya rokok elektrik dalam mulut. Belum lagi peringatan dari pabrik rokok elektrik yang menyatakan konsumen yang memiliki penyakit pernapasan bahwa uap yang dihasilkan rokok elektrik dapat menimbulkan serangan asma, sesak napas, dan batuk.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *