Efek tidak tidur dan risiko kematian

Tidak tidur maupun kurang tidur mempengaruhi kita secara fisik dan psikologis, efeknya bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh bahkan resiko kematian.

Studi ilmiah semakin memberi bukti bahwa tidak tidur maupun tidur tidak nyenyak dapat mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari dan kesehatan kita. Ada beberapa konsekuensi, baik fisik maupun psikologis, ketika kita gagal tidur nyenyak.

Seseorang harus tidur antara 7 dan 8 jam sehari untuk menjaga fisik, emosional dan mental yang optimal. Namun, perubahan gaya hidup saat ini telah membuat kualitas tidur dan waktu ideal untuk beristirahat menjadi kurang.

Konsekuensi jika anda tidak tidur nyenyak.

Obersitas

Kurang tidur berhubungan dengan keinginan untuk makan berlebihan, terutama di malam hari ketika metabolisme melambat. Hal ini akan membuat konsumsi kalori dan karbohidrat meningkat yang akan membuat kita obersitas.

Peningkatan risiko mengalami kecelakaan

Orang yang tidak dapat tidur setidaknya 6 jam sehari, tiga kali lipat risiko mengalami kecelakaan saat mengemudi.

Melemahnya sistem kekebalan tubuh

Ketika kita tidak tidur ataupun kurang tidur nyenyak, sistem kekebalan tubuh kita melemah dan, sebagai akibatnya, kita memiliki kecenderungan untuk menderita flu, pilek dan infeksi pernapasan.

Emosi yang tidak terkendali

Ketika kita tidak tidur nyenyak, daerah emosional otak lebih aktif, hingga 60%, yang menyebabkan kita memiliki lebih banyak reaksi yang tidak terkendali.

Fisik yang kurang menarik

Tidur malam yang nyenyak adalah kunci untuk terlihat lebih baik secara fisik dan menjaga kebugaran. Ketika kita tidak tidur nyenyak, kita memiliki penampilan yang lebih buruk, yang tercermin terutama di wajah. Seiring waktu, ini bisa menjadi lebih buruk dan menyebabkan penuaan dini.

Melemahnya jaringan otak

Menghabiskan hanya satu malam tanpa tidur terkadang bisa melemahkan dan merusak jaringan otak.

Masalah konsentrasi dan memori yang buruk

Tidak tidur ataupun tidur kurang nyenyak memengaruhi kemampuan kita untuk berkonsentrasi dan membuat kita menjadi pelupa. Pada gilirannya, masalah ini dapat memengaruhi kemampuan kita untuk belajar.

Risiko stroke

Dalam jangka panjang, kebiasaan tidak tidur/tidur tidak nyenyak dapat meningkatkan risiko terkena stroke, terutama pada orang dewasa dan orang tua.

Peningkatan risiko kanker

Meskipun tampaknya tidak ada yang bisa dilakukan, penelitian telah dapat menentukan bahwa orang yang tidak tidur nyenyak memiliki risiko lebih besar memiliki polip kolorektal, yang dapat menjadi ganas dari waktu ke waktu. Selain itu, penelitian lain telah mengaitkannya dengan perkembangan kanker payudara.

Penyakit jantung

Kurang tidur yang baik berkaitan dengan peningkatan hipertensi, penyumbatan di arteri dan masalah jantung.

Resiko kematian

Mereka yang kurang tidur memiliki risiko kematian yang lebih tinggi pada usia muda dibandingkan dengan mereka yang tidur nyenyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *