Gumoh Pada Bayi Bisa Membahayakan

September 25, 2016 | By suparyo | Filed in: Bayi.

Gumoh adalah hal yang cukup sering dialami pada bayi yang baru lahir adalah gumoh. Gumoh atau regurgitasi adalah fenomena yang terjadi pada bayi saat memuntahkan kembali susu yang sudah ditelannya.

Hasil penelitian menunjukkan sebesar 77% bayi berumur di bawah tiga bulan di seluruh dunia mengalami gumoh paling tidak sekali dalam sehari. Puncak regurgitasi terjadi pada usia empat bulan dan mencapai 81%. Bayi yang menderita gumoh yang terus menerus memiliki potensi mengalami malnutrisi. Selain itu bayi dengan kondisi regurgitasi yang berlanjut dapat mengalami kondisi sulit menelan yang disebut dengan istilah dysphagia.

bayi minum susu

Badriul Hegar dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSCM Jakarta menjelaskan menurut penelitian yang dilakukan RSCM pada tahun 2004 menemukan bayi yang mengalami gumoh lebih dari empat kali sehari memiliki berat badan yang lebih rendah pada empat bulan pertama usia bayi. Selain itu penelitian ini juga membuktikan bayi yang mendapatkan ASI secara eksklusif lebih jarang mengalami gumoh bila dibandingkan dengan bayi yang tidak mendapat ASI eksklusif. Gumoh yang terjadi pada bayi merupakan hal yang normal terjadi pada bayi sehingga penanganannya pun harus disertai keyakinan orangtua, khususnya ibu, hal ini adalah kondisi yang normal secara medis pada bayi. Walaupun saat ini di pasaran sudah beredar produk susu formula untuk mengurangi frekuensi gumoh pada bayi, tapi ASI eksklusif tetap menjadi solusi terbaik untuk menanggulangi tingginya intensitas gumoh atau regurgitasi pada bayi.

Tag : bayi gumoh setelah minum asi, bayi gumoh keluar lewat hidung, bayi gumoh sampai umur berapa, bayi gumoh setelah minum susu formula.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *