Hormon stres dan hunbungannya dengan kesehatan kulit

November 26, 2014 | By suparyo | Filed in: Kesehatan.

stresHormon stres dapat berakibat buruk terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan tak terkecuali kulit, rambut hingga kuku. Dan bagaimana cara meredakan stres?

Semua orang pasti pernah merasakan yang namanya stress atau perasaan negatif lainnya, namun belum banyak orang mengetahui apa sebenarnya penyebab dari perasaan negatif yang muncul pada diri kita.

Stres dan perasaan negatif dapat muncul karena 3 hormon yang terdapat didalam tubuh kita yang bertanggung jawab dari stress yang anda rasakan. 3 hormon stress tersebut adalah hormon adrenalin, Norepinephrine dan hormon kolitrol.

Hormon adrenalin dihasilkan dari kelenjar adrenal setelah mendapatkan sinyak dari otak dimana situasi yang membuat stres muncul. Hormon adrenalin berkerjasama dengan hormon stres lain yang menyebabkan kondisi stres.

Hormon Norepinephrine seperti halnya adrenain, dikeuarkan oleh kelenjar adrenal. Hormon ini bekerja dengan membuat anda tetap fokus dan terjaga selama mengalami keadaan stres. Hormon ini akan membuat anda lebih waspada, tidak bisa tidur juga menjadi fokus pada masalah yang anda hadapi.
Hormon kolistrol juga adalah hormon yang dihasilkan dari kelenjar adrenal dan disebut hormon sttres. Hormon ini akan menentukan respon dari situasi menegangkan yang dapat membuat seseorang menjadi stres. Hormon ini yang menentukan situasi pada sebuah ancaman, meskipun telah banyak menyelamatkan nyawa hormon kelebihn hormon ini juga tidak baik untuk tubuh.

Lantas bagaimana pengaruh stres pada kulit

Stres dapat mempengaruhi kesehatan tubuh termasuk kulit, rambut juga kuku. Stres adalah bagian dari kehidupan karena hubungannya yang erat terhadap kesehatan tubuh maka sangat penting untuk tahu cara menangani stres dengan baik.

Stres menyebabkan respon kimia dalam tubuh sehingga membuat kulit menjadi lebih sensitif juga reaktif. Pernahkah anda merasakan ketika anda stress mengeluarkan lebih banyak hormon stres? Stres membuat tubuh anda memproduksi hormon kortisol dan hormon hormon lainnya lebih banyak. Dengan meningkatnya hormon-hormon stres membuat kelenjar sebaceous memproduksi lebih banyak minyak. Seperti yang kita ketahui bahwa kulit berminyak lebih rentan terhadap jerawat dan masalah kulit lainnya.
Stres juga dapat memperburuk beberapa kondisi seperti psoriasis, rosacea, dan eksim. Stres juga dapat menyebakan ruam kulit, gatal-gatal dan lain lain.

Stres akan menganggu perawatan kulit yang anda lakuan, namun jangan berhenti melakukan perawatan kulit agar keadaan tidak menjadi lebih buruk.

Banyak orang stress dengan masalah kulit namun tanpa mereka sadari keadaan ini membuat masalah menjadi lebih buruk.
Jika anda memiliki masalah dengan kulit akibat stres, anda harus tahu cara mengatasi stress pikiran untuk mengurangi efek stres pada kulit.

  • Jangan abaikan perawatan kulit anda meskipun anda dalam keadaan stres.
  • Olahraga secara teratur baik untuk kulit dan seluruh tubuh.
  • Luangkan waktu anda untuk menikmati apa yang anda suka
    Berjalan jalan akan membantu meredakan stres
  • Kelola dengan manajemen stres yang baik, latihan pernapasan, yoga, meditasi atau dengan citra visual.
  • Istirahat dengan cukup dengan tidur 8 jam setiap malam
  • Jangan ragu untuk mengatakan tidak pada sesuatu hal yang dapat membuat anda menjadi stres, contohnya masuk dan ikut terlibat dalam masalah orang lain.
  • Mencari dukungan teman dan para terapi profesional.

Demikian tadi efek negatif yang dapat diakibatkan oleh stres, ikuti terus update terbaru dari kami karena kami akan menyajikan informasi kesehatan yang menarik untuk anda ketahui.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *