Kandungan gizi bawang merah, putih dan kuning

January 9, 2016 | By suparyo | Filed in: Nutrisi.

Bawang adalah rempah rempah yang banyak digunakan sebagai bumbu untuk memasak. Selain memberikan rasa sedap pada makanan, bawang memiliki beberapa manfaat kesehatan, terutama karena mereka memiliki banyak antioksidan dan senyawa yang mengandung sulfur. Antioksidan yang dimiliki bawang bersifat anti-inflamasi yang sering disebut sebagai zat penurunan risiko kanker, menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan kesehatan tulang.

Kita dapat menikmati bawang dengan cara ditumis bersama dengan sayuran lainnya atau dapat juga memakannya sebagai salad. Bawang memiliki ukuran yang berbeda, bentuk dan warna, tetapi yang paling umum adalah putih, kuning/bawang bombay dan merah.

Gambar bawang merah

Gambar bawang merah

Kandungan gizi yang terdapat didalam bawang per 100 gram

  • Kalori: 40
  • Air: 89%
  • Protein: 1.1g
  • Karbohidrat: 9,3 g
  • Gula: 4.2 g
  • Serat: 1,7 g
  • Lemak: 0,1 g
  • Jenuh: 0,04 g
  • Tak jenuh tunggal: 0.01 g
  • Tak jenuh ganda: 0,02 g
  • Omega 3: 0 g
  • Omega 6: 0,01 g
  • Trans lemak: –

Karbohidrat

Kandungan karbohidrat bawang sekitar 10,9%. Karbohidrat bawang berupa gula sederhana seperti glukosa, fruktosa, sukrosa dan serat. Dalam 100 gram bawang sekitar 9,3 gram karbohidrat dan 1,7 gram serat.

Serat

Bawang adalah salah satu makanan dengan lebih banyak konten serat larut ini. Bawang terdiri dari air, karbohidrat dan serat. Serat memiliki bawang utama adalah fructans, yang dapat memberi makan bakteri baik dalam usus, tetapi mereka juga dapat menyebabkan masalah pencernaan pada beberapa orang.

bawang-putih

Vitamin dan mineral

Bawang mengandung jumlah yang baik dari beberapa vitamin dan mineral.

Vitamin C: vitamin antioksidan yang bermanfaat meningkatkan sistem kekebalan tubuh juga untuk kesehatan kulit dan rambut.

Folat: Vitamin B9 yang larut dalam air yang sangat penting untuk pertumbuhan sel dan metabolisme, dan sangat penting juga pada wanita hamil.

Vitamin B6 dapat ditemukan dalam banyak makanan, vitamin ini membantu membentuk sel darah merah.

Kalium: mineral penting ini membantu untuk mengurangi tekanan darah dan sangat baik untuk kesehatan jantung.

Kesimpulan: Bawang adalah makanan dengan jumlah yang baik dari vitamin C, asam folat, vitamin B6 dan potasium.

Senyawa lainnya

Manfaat bawang berasal dari antioksidan dan senyawa yang memiliki kandungan sulfur. Beberapa kandungan senyawa yang terdapat didalam bawang diantaranya adalah :

Anthocyanin: Kita dapat menemukan di bawang merah atau ungu. Mereka adalah antioksidan besar yang memberikan warna kemerahan pada bawang.

Quercetin adalah flavonoid antioksidan yang membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung.

Senyawa Sulfur: Apakah sulfida dan polysulfides, yang diduga memiliki efek perlindungan terhadap kanker.

Thiosulfinates: Beberapa senyawa yang membantu menghambat pertumbuhan mikroorganisme berbahaya dan mencegah pembentukan gumpalan darah.

Bawang merah dan kuning kaya akan antioksidan dibandingkan jenis lain dari bawang. Bawang kuning mengandung 11 kali lebih banyak antioksidan daripada bawang putih.

Kesimpulan: bawang ini kaya akan antioksidan dan senyawa tanaman seperti quercetin dan senyawa yang mengandung sulfur. Bawang merah dan kuning memiliki lebih banyak antioksidan daripada putih.

bawang kuning-bawang bombay

Sifat dan manfaat bawang bagi kesehatan

Telah terbukti bahwa bawang memiliki sifat antioksidan, yang mampu mengurangi peradangan dan mencegah mikroorganisme berbahaya tumbuh.

Efek antimikroba

Ekstrak bawang membantu kita untuk menekan pertumbuhan mikroorganisme berbahaya, seperti bakteri dan dan jamur.

Kontrol terhadap gula darah

Saat ini banyak orang menderita penyakit diabetes yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Bawang adalah makanan yang dapat menurunkan kadar gula dalam darah.

Sebuah studi menemukan bahwa penderita diabetes yang mengkonsumsi 100 gram bawang mentah sehari mengalami penurunan kadar gula secara siknifikan. Bawang mentah membantu dalam pengobatan tipe 1 dan diabetes 2.

Kesehatan tulang

Satu masalah yang dihadapi oleh banyak wanita menopause adalah osteoporosis, untuk mencegah penyakit ini sangat penting diet yang baik. Sebuah studi pada wanita di atas 50 tahun menemukan bahwa mengkonsumsi bawang secara teratur membantu meningkatkan kepadatan tulang.

Mencegah kanker

Seperti yang Anda tahu saat ini ada banyak kasus yang menderita kanker, penyakit yang pertumbuhan sel yang tidak terkendali dalam tubuh. Penyakit ini merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia.
Penelitian telah menegaskan bahwa konsumsi bawang membantu untuk mengurangi berbagai jenis kanker, termasuk perut, usus besar dan prostat.

Efek negatif makan bawang

Beberapa efek negatif dari makan bawang bau mulut dan bau badan. Selain itu makan bawang mungkin juga memiliki masalah lain bagi sebagian orang.

Intoleransi dan alergi bawang

Kasus yang jarang terjadi alergi terhadap bawang, gejala intoleransi bawang sepertri masalah perut, mulas dan gas perut.

Bawang mengandung FODMAs yaitu karbohidrat adalah rantai pendek dan beberapa orang gagal untuk mencerna bawang dengan baik.

Orang yang menderita sindrom iritasi usus besar sering intoleran terhadap FODMAPs, sehingga harus dihindari.

Iritasi mata

Banyak yang menderita iritasi mata dan mengeluarkan air mata saat memasak memotong atau memasak bawang. Saat memotong bawang gas bawang mengaktifkan neuron di mata menyebabkan sensasi terbakar, yang menyebabkan air mata mengalir untuk mengusir gas.

Risiko untuk binatang peliharaan

Sementara bawang adalah makanan sehat bagi manusia, dapat mematikan bagi beberapa hewan, seperti anjing, kucing, kuda dan monyet.

Terutama bertanggung jawab untuk efek ini adalah senyawa yang disebut sulfoksida dan sulfida, yang dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel darah merah, yang akhirnya mengarah ke anemia.

Oleh karena itu sangat penting untuk tidak memberikan bawang pada hewan peliharaan.


Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *