Kandungan gizi paprika dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh dan mata

January 7, 2016 | By suparyo | Filed in: Nutrisi.

Paprika mirip dengan cabai bias di bilang sih kerabat, masih masuk dalam garis keturunannya. Buah dari paprika rendah kalori dan kaya vitamin C dan antioksidan, sehingga baik untuk diet  sehat.

Paprika biasanya berwarna merah, hijau, kuning fan oranye.Ketika paprika belum matang mereka memiliki rasa sedikit pahit, dan tidak manis seperti jika telah matang.

gambar paprika

Kandungan nutrisi paprika merah

Paprika mentah terdiri dari air (92%). Sisanya adalah karbohidrat dan beberapa protein dan lemak.

Kandungan nutrisi paprika per 100 gram

  • Kalori: 31
  • Air: 92%
  • Protein; 1 g
  • Karbohidrat: 6 g
  • Gula: 4.2 g
  • Serat: 2,1 g
  • Lemak: 0,3 g
  • Jenuh: 0,03 g
  • Monounsaturated 0 g
  • Tak jenuh ganda: 0,07 g
  • Omega 3: 0,03 g
  • Omega 6: 0,05 g
  • Trans lemak: –

Karbohidrat

Paprika terdiri dari karbohidrat, secangkir paprika, sekitar 149 gram mengandung sekitar 9 gram karbohidrat. Kandungan gula dalam karbohidrat paprika terutama kandungan glukosa dan fruktosa, yang memberikan rasa manis pada paprika yang telah matang.

Paprika juga mengandung beberapa serat, 2% dari berat buah paprika.Paprika adalah sumber yang sangat baik dari serat.

masakan paprika

Vitamin dan mineral

Paprika mengandung vitamin C yang cukup tinggi sehingga membantu dalam mencukupi kebutuhan harian akan vitamin C.

Vitamin B6: Vitamin B6 pyridoxine adalah yang paling umum yang terdapat didalam paprika. Vitamin B6 sangat penting untuk pembentukan sel darah merah.

Vitamin K1: Vitamin K, juga dikenal sebagai phylloquinone. Vitamin ini penting untuk pembekuan darah dan untuk kepadatan tulang.

Kalium: Sebuah mineral penting yang membantu meningkatkan kesehatan jantung jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat.

Folat: Juga dikenal sebagai asam folat atau vitamin B9, yang memiliki beberapa fungsi penting dalam tubuh kita.

Vitamin E adalah antioksidan kuat, penting untuk saraf dan otot yang sehat. Makanan terbaik untuk mendapatkan vitamin ini adalah minyak, kacang-kacangan, biji-bijian dan sayuran.

Vitamin A: Paprika merah kaya provitamin A (beta-karoten), yang memiliki kemampuan untuk menjadi diubah menjdi vitamin A dalam tubuh.

Senyawa lainnya yang terdapat didalam buah paprika

Paprika memiliki banyak antioksidan, terutama yang dikenal sebagai karotenoid dalam jumlah besar ketika sudah matang.

Kandungan Capsanina: Lebih berlimpah pada paprika merah, ini adalah antioksidan yang. Kandungan ini membuat warna paprika merah terang. Studi menunjukkan bahwa karotenoid ini membantu dalam melindungi tubuh terhadap kanker.

Violaxantina: Karotenoid paprika antioksidan yang paling umum pada paprika kuning.

Lutein dalam jumlah besar terdapat pada paprika hijau dan hitam, tapi paprika matang.

Quercetin adalah antioksidan polifenol yang dapat ditemukan dalam banyak tanaman. Studi menunjukkan bahwa kandungan ini sangat baik untuk mencegah penyakit kronis, seperti jantung dan kanker.

Luteolin: mirip dengan quercetin, antioksidan polifenol juga mungkin memiliki banyak manfaat kesehatan.

pohon paprika

Manfaat paprika bagi kesehatan

Makan buah-buahan dan sayuran secara teratur membantu mencegah berbagai penyakit kronis, seperti kanker dan penyakit jantung termasuk buah paprika.

Manfaat paprika untuk kesehatan mata

Masalah mata yang paling umum adalah degenerasi makula dan katarak. Paprika memiliki banyak lutein, zeaxanthin, karotenoid yang membantu meningkatkan kesehatan mata ketika kita mengambil dalam jumlah yang cukup.

Paprika membantu melindungi retina, mata peka cahaya, mencegah kerusakan dinding oksidatif bagian dalam.

Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi rutin makanan yang kaya karotenoid ini membantu mengurangi risiko penyakit, katarak dan degenerasi makula.

Singkatnya, tambahkan paprika untuk diet kita adalah cara terbaik untuk melindungi kesehatan mata.

Mencegah anemia

Anemia adalah kondisi umum yang ditandai dengan kemampuan berkurang dari darah untuk mengangkut oksigen.

Penyebab utama karena kekurangan zat besi, gejala utama adalah kelelahan dan kelemahan.

Paprika adalah makanan dengan jumlah zat besi yang cukup baik, kaya akan vitamin C, yang meningkatkan penyerapan zat besi dalam usus.

Bahkan, paprika merah memberikan 169% dari tunjangan harian yang direkomendasikan vitamin C.

Cara yang baik untuk meningkatkan penyerapan zat besi adalah dengan mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya vitamin C dan paprika salah satunya.

Dampak negative paprika

Paprika jelas makanan sehat dan yang ditoleransi dengan baik, tetapi beberapa orang mungkin alergi terhadap buah ini.

Reaksi alergi

Sangat jarang menderita alergi terhadap paprika. Namun, beberapa orang yang alergi serbuk sari mungkin juga sensitif terhadap paprika.

Demikian tadi manfaat yang dapat kita peroleh dengan mengkonsumsi paprika, silahkan menuju kategori nutrisi untuk mengetahui berbagai macam makanan sehat lainnya.


Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *