Kandungan vitamin buah-buahan

December 23, 2015 | By suparyo | Filed in: Kesehatan, Vitamin.

Buah-buahan merupakan sumber dari banyak vitamin dan nutrisi penting, dan kita dimanjakan dengan kelezatannya. Buah buahan mengandung banyak vitamin penting yang dibutuhkan untuk melakukan reaksi biokimia penting bagi pertumbuhan dan perkembangan manusia. Mari kita lihat beberapa buah yang mengandung berbagai macam dalam proses tubuh manusia.
Buah-buahan mengandung vitamin yang diperlukan untuk reaksi biokimia penting. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan munculnya berbagai penyakit.

Mengurangi risiko penyakit mematikan yang mempertahankan tubuh terhadap kerusakan radikal bebas. Selain itu, buah juga kaya mineral dan serat. Oleh karena itu masukkan jumlah yang cukup buah-buahan dalam diet Anda akan membantu menjalani hidup panjang dan sehat.

buah-buahan

Kandungan vitamin buah-buahan

Vitamin A

Jeruk, semangka, blackberry, peach, kiwi dan apel adalah beberapa buah yang kaya vitamin A. Vitamin ini memainkan peran penting dalam sel reproduksi dan pembentukan hormon. Hal ini penting untuk merangsang sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan mata dan rambut. Kekurangan vitamin penting ini dapat memicu penyakit seperti rabun senja juga kulit kering.

Vitamin B1

Vitamin B1, juga dikenal sebagai thiamin, ditemukan dalam pisang, pir, lemon, raspberry, jeruk, mangga, jeruk bali dan nanas. Namun, sebagian besar buah-buahan yang tidak kaya tiamin. Ini adalah vitamin penting yang dibutuhkan untuk metabolisme karbohidrat atau konversi karbohidrat menjadi energi.

Vitamin ini penting untuk memastikan fungsi normal dari jantung, sistem saraf dan otot. Kekurangan vitamin B1 menyebabkan penyakit yang disebut beri-beri, yang gejalanya termasuk kelelahan, mati rasa pada tangan dan kaki, nyeri otot, kehilangan nafsu makan dan muntah. Penyakit ini kadang-kadang mempengaruhi sistem kardiovaskular dan saraf.

Vitamin B2

Vitamin B2 atau riboflavin memainkan peran penting dalam produksi sel darah merah dalam pertumbuhan tubuh dan perkembangan dan reproduksi.

Vitamin B2 ditemukan dalam kiwi. Riboflavin juga diperlukan dalam metabolisme karbohidrat.

Vitamin B3

Vitamin B3, yang dikenal sebagai niasin, ditemukan dalam pisang, persik, kiwi dan melon. Vitamin B3 sangat penting untuk berfungsinya pencernaan dan sistem saraf.

Vitamin ini juga penting untuk kulit sehat dan pertumbuhan normal. Cukupi asupan vitamin B3 mencegah munculnya penyakit yang menyebabkan gangguan pencernaan, dermatitis, kebingungan, insomnia dan bahkan demensia. Vitamin B3 juga diperlukan dalam melepaskan energi dari makanan dan terlibat dalam fungsi 50 enzim.

Vitamin B5

Vitamin B5, yang dikenal sebagai asam pantotenat, sangat penting untuk metabolisme makanan (melepaskan energi dari makanan)vitamin ini dapat ditemukan dalam jeruk dan pisang.

Vitamin B5 diperlukan dalam produksi kolesterol, membantu pembuatan vitamin D dan hormon steroid. Ini meningkatkan sistem pencernaan yang sehat.

Vitamin B6

Pyridoxine atau vitamin B6 berperan penting dalam metabolisme karbohidrat, lemak dan protein.

Membantu dalam produksi antibodi, memainkan peran penting dalam berfungsinya sistem kekebalan tubuh. B6 diperlukan untuk produksi sel darah merah dan berfungsinya sistem saraf. Vitamin B6 dapat ditemukan dalam pisang dan semangka. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan mual, iritabilitas, insomnia, dermatitis, asma dan alergi.

Vitamin B9

Vitamin B9 termasuk asam folat dan folat. Asam folat diperlukan untuk pertumbuhan sel dan pengembangan yang tepat dari embrio oleh karena itu sangat penting untuk ibu hamil. Folat sangat penting untuk produksi sel darah merah, DNA dan sistem saraf. Stroberi, blackberry, kiwi, jeruk dan pisang merupakan sumber penting dari vitamin B9.

Vitamin C

Vitamin ini ditemukan dalam apel, pisang, pir, jeruk, lemon, plum, stroberi, raspberry, blackberry, anggur, mangga dan semangka. Vitamin C atau asam askorbat merupakan antioksidan, yang dapat mencegah oksidasi radikal bebas, berfungsi melindungi jaringan dan sel dari kerusakan.

Vitamin C penting untuk pembentukan kolagen, tulang rawan, pembuluh darah dan otot. Vitamin C membantu penyerapan zat besi dan mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker. Kurangnya asupan vitamin C dapat menyebabkan penyakit kudis, yang gejalanya meliputi gusi berdarah, penurunan berat badan, lekas marah dan luka yang tidak mudah disembuhkan.

Vitamin E

Vitamin E adalah antioksidan yang melindungi jaringan tubuh dan sel-sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Vitamin E juga membantu dalam pembentukan sel darah merah, sirkulasi darah dan perlindungan membran sel. Vitamin E juga penting untuk penggunaan yang tepat dari vitamin K.


Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *