Manfaat madu : Kandungan nutrisi pada madu

kandungan-nutrisi-maduMadu memiliki manfaat gizi dan untuk terapi, manfaat madu akan memberikan efek positif manfaat madu untuk mengobati infeksi kulit, luka luka bakar. Madu dapat digunakan untuk pengobatan luar karena memiliki sifat antimikroba dan antiseptik. Manfaat madu lainnya yang sering digunakan adalah seing digunakan sebagai campuaran kosmetik ( krim, masker wajah, toner, dll. Kebajikan kualitas zat dan menenangkan.

Kandungan nutrisi pada madu, madu merupakan makanan dengan nilai energy yang tinggi komposisi dasar dari madu adalah gula ( lebih dari 60 %, terutama fruktosa dan glukosa. Nilai kalori madu sekitar 300 kalori ( 1254 kJ ) per 100 g. Kandungan gizi madu, Madu juga mengandung karbohidrat, enzim, asam amino, asam organik, mineral, herbal subtancias, pigmen, lilin dan polifenol yang memberikan aroma yang berbeda, rasa dan sifat menguntungkan.

Konsumsi madu yang terlalu panas akan menurunkan khasiat madu dan disarankan untuk mengkonsumsi pada suhu tidak melebihi 60 º C agar madu tidak kehilangan sifat mereka. Madu merupakan produk makanan dapat disimpan lama dan tidak rusak. Dengan semua account, arkeolog memasuki piramida Mesir menemukan madu dalam kondisi baik, setelah ribuan tahun.

Madu dapat dipadukan dengan berbagai jenis makanan dan minuman, dalam mengkonsumsinya madu biasanya digunakan sebagai pemanis alami, sebagai iringan roti untuk sarapan dan makanan ringan, dan minuman aditif, seperti teh, susu, air dengan lemon dll.

Kandungan madu adalah gula alami yang ideal untuk makanan mengapa dalam komposisi tidak ada gula sederhana ( glukosa dan fruktosa ) yang tidak perlu diubah untuk berasimilasi. Teatpi anak yang berumur dibawah 1 tahun sebaiknya tidak diberi madu karena berisiko terkena botulisme pada bayi. Botulisme merupakan jenis racun makanan yang dapat menyebabkan kematian. Hal ini dikarenakan didalam madu mengandung spora dari bakteri Clostridium botulinum saat madu masuk ke dalam saluran pencernaan bayi spora dari bakteri ini akan melepaskan toksin, toksin inilah yang dapat menyebabkan botulisme. Oleh sebab pemberian madu sebaiknya pada usia lebih dari 1 tahun karena system pencernaan bayi telah sempurna, sehingga system pencernaan bayi tidak akan membiarkan bakteri tersebut tumbuh.

Madu memiliki sifat terapeutik, makanan dan energi
Manfaat yang dapat diperoleh dengan mengkonsumsi madu :
antibiotik alami
Menjaga keseimbangan tubuh
Antiseptik, antibakteri dan sifat disinfektan.
Stimulan.
Mengandung antioksidan sekutu melawan penuaan.
Ideal untuk anak-anak, manula, mahasiswa, atlet dan orang yang baru sembuh dari sakit.
Diuretik.
Astringent dan menenangkan.
Efek menguntungkan pada sistem peredaran darah, hati, usus, ginjal, dan sistem pernapasan.
Ideal untuk pilek.

Untuk membaca lebih banyak artikel seperti manfaat madu, kami sarankan Anda untuk masuk dalam kategori manfaat madu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *