Manfaat menyusui bagi perkembangan emosional bayi

May 21, 2016 | By suparyo | Filed in: Bayi.

Selain memberikan zat zat penting yang dibutuhkan oleh bayi, proses menyusui juga akan lebih mendekatkan secara emosional kepada bayi. Para ahli berpendapat, bayi yang sering mendapatkan dekapan ibunya sewaktu menyusu akan merasa lebih aman dan tentram karena mereka masih mendengar detak jantung ibu yang telah ia kenal lama didalam kandungan. Tentunya hal ini akan memberikan perasaan aman dan terlindungi yang akan menjadi dasar perkembangan emosinya kelak sehingga ia akan menjadi pribadi yang hangat dan penuh dengan percaya diri.

gambar-ibu-menyusui-bayi

Proses menyusui sangat penting untuk perkembangan emosi bayi kelak, oleh karena itu sebaiknya anda berusaha untuk menciptakan suasana menyenangkan saat bayi menyusui.

Tedapat banyak pengaruh menyusui bagi perkembangan emosi bayi.

Pengaruh pemberian ASI bagi perkembangan bayi sangat luar biasa. Hal ini tidak hanya dipandang dari sudut gizi namun juga di pandang secara emosi. Saat menyusui akan terjalin kontak mata antara ibu dan bayi dan proses menyusui akan membuat bayi merasa aman dan tentram. Jika dipandang dari segi pisikologis ini akan memberikan perkembangan terhadap mentalnya kelak.

Para ahli percaya bahwa bayi yang disusi akan memiliki EQ yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan bayi yang tidak mendapatkan ASI.  EQ adalah Emotional quotient yang memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan kepribadian bayi dan yang akan ikut menentukan kesuksesannya nanti di berbagai lingkungan termasuk lingkungan pekerjaan.

Karena pentingnya manfaat ASI maka ibu harus selalu berusaha untuk memperlancar produksi ASI. Bayi akan lebih senang jika produksi ASi sang ibu memadai, sehingga ia akan dapat menyusu lebih sempurna. Jika si buah hati menikmatinya maka ia akan merasa lebih rileks dan menyenangkan saat menyusu.

Baca artikel menarik lainnya :

Minimnya pasokan ASI bisa disebabkan oleh banyak hal seperti  konsumsi pil KB, pemenuhan hormon didalam tubuh, kekurangan gizi dan masih banyak lagi penyebab lain. Terlalu sedikitnya ASI dapat menimbulkan resiko kekurangan gizi pada bayi, sistem kekebalan tubuhnya melemah dan dampak buruk lainnya.

ASI adalah sumber dari nutrisi penting bagi bayi oleh karena itu penting untuk mengambil cara cara untuk meningkatkan pasokan ASI.  Bagaimana cara memperbanyak ASI? Berikut ini caranya.

1. Kompres hangat

Kompres air hangat dapat memperlancar aliran darah sehingga meningkatkan produsi ASi.

2. Fenugreek

Biji fenugreek sangat baik untuk merangsang kelenjar penghadil dudu karena fenugreek mengandung phytoestrogen yang mampu meningkatkan produksi ASI.

3. Adas Biji
Biji adas dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Biji ini bertindak sebagai  galactogogue, zat tubuh yang membantu memproduksi ASIi.

4. Jintan

Jinten dipercaya mampu merangsang produksi ASI, karena membantu meningkatkan pencernaan dan mengatasi sembelit, asam lambung dan kembung.

5. Kayu manis

Menurut seni pengobatan kuno Ayurveda, kayu manis dapat membantu meningkatkan sekresi ASI.

6. Bawang putih

Bawang putih merangsang laktasi. Sehingga rempah rempah ini mampu meningkatkan produksi ASi.

7. Kemangi

Dalam Ayurveda, kemangi digunakan untuk membantu ibu menyusui dalam meningkatkan produksi ASI.

8. Daun katuk

Daun katuk dapat meningkatkan produksi ASI, hal ini dikarenakan didalam katuk mengandung laktagagum yang ada didalamnya.

9. Oatmeal

Bahan makanan ini sehat bagi ibu menyusui karena bermanfaat meningkatkan produksi ASI. Oatmeal kaya zat besi, seperti yang kita ketahui defisiensi zat besi merupakan salah satu alasan utama di balik kurangnya produksi ASI.

10. Wortel dan Bit

Ini adalah sayuran yang mengandung sejumlah beta-karoten yang mampu meningkatkan pasokan ASI. Beta-karoten juga bermanfaat bagi tumbuh kembang bayi baru lahir.

Baca Artikel lebih lengkap tentang meningkatkan ASi di artikel yang berjudul : Cara memperbanyak ASI bagi ibu baru melahrikan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *