Manfaat tempe bagi kesehatan (cocok bagi penderita diare)

July 18, 2016 | By suparyo | Filed in: Nutrisi.

Tempe, tampaknya makanan ini sudah tidak asing lagi bagi kita, namun tidak sedikit orang mengganggap remeh makanan ini, hingga hingga kita sering mendengar umpatan yang kurang pas jika di dengarkan. Misalnya, “dasar mental tempe, begitu saja nggak berani”.

gambar-tempe

Seiring perkembangan jaman, citra makanan ini mengalami perubahan yang cukup signifikan. Di Indonesia sendiri tempe dikenal dengan berbagai macam menurut bahan yang digunakan. Contohnya seperti tempe kedelai, tempe koro, tempe bongkrek tempe gambus dan masih banyak jenis tempe lainnya.

Tempe yang akan kita bicarakan kali ini adalah tempe yang terbuat dari dari fermentasi biji kedelai dengan inokulum Rhizopus Sp yang umumnya berwarna putih kapas atau biasanya di sebut tempe kedelai.

Menurut beberapa penelitian yang diadakan baik didalam maupun di luar negeri, diketahui bahwa tempe merupakan sumber protein yang murah dan penting. Bukan hanya kandungan dari protein kedelai, ternyata proses fermentasi kedelai menimbulkan perubahan pada protein, lemak, karbohidrat dan vitamin sehingga memiliki kelebihan jika di bandingkan dari bahan awalnya yang berupa kedelai.

Kelebihan kelebihan dari tempe diantaranya adalah :

  1. tempe memiliki aroma khas sehingga lebih disukai jika di bandingkan dengan kedelai.
  2. Lebih mudah di cerna karena kandungan protein, lemak dan berbagai vitamin yang telah diubah menjadi zat yang mudah diserap selama proses fermentasi tempe berlangsung.
  3. Memerlukan waktu relatis singkat saat dimasak.
  4. Bau dan rasa dari kedelai sudah tidak ditemukan lagi pada tempe.

Dari ilmu gizi dapat di ketahui bahwa tempe merupakan sumber fosfor dan zat besi. bahkan kandungan setiap 100 gram tempe mampu menyediakan sekitar 18 hingga 30 persen kebutuhan akan vitamin per hari. Vitamin-vitamin yang terkandung didalam tempe diantaranya adalah thianin, riboflavin, piridoksin, asam folat, dan vitamin B12.

Sedangkan kandungan protein yang terkandung didalam tempe sekitar 19 persen berat basah atau sekitar 45 persen berat kering. Separuh dari kandungan protein awal tempe di pecah menjadi struktur kecil yang larut didalam air. Contohnya seperti asam amino dan peptida. Sekitar 56 persen dari protein tersebut dapat dimanfaatkan oleh tubuh manusia. Setiap 200 gram tempe segar dapat menyumbangkan 10.9 gram bagi tubuh manusia yang artinya 25 persen kebutuhan protein tubuh akan terpenuhi oleh tempe.

Nah, apa manfaat tempe yang tidak diketahui oleh banyak orang?

Tempe merupakan proses dari fermentasi sehingga kandungan pretein, lemak dan vitamin-vitamin dalam tempe mengalami perubahan selama proses tersebut sehingga akan lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh.

Para ahli mengatakan bahwa orang yang sering mengkonsumsi tempe jarang terkena penyakit saluran pencernaan seperti diare. Penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa tempe memiliki khasiat sebagai pengobatan dietetik terhadap penderita diare kronis di masyarakat.

Tempe memiliki efek antimikroba seperti E. Coli, Shigella dan Salmonella pada binatang percobaan yang menderita diare. Dan ternyata tempe memiliki efek positif sebagai makanan tambahan terhadap percepatan pertumbuhan anak anak yang menderita diare.

Manfaat mengkonsumsi tempe bagi orang diare, mereka yang rajin mengkonsumsi tempe mengalami diare yang lebih pendek jika dibandingkan dengan mereka yang tidak makan tempe.

Seorang yang diare dan makan tempe berat badannya akan mengalami kenaikan lebih baik, jika di bandingkan mreka yang tidak makan tempe.

pada biopsi usus ditemukan tingkat penyembuhan duodenitis pada kelompok yang mengkonsumsi tempe lebih banyak dari pada kelompok yang tidak mengkonsumsi tempe.

Dari beberap uraian diatas dapat disimpulkan konsumsi gizi tinggi pada makanan membantu pengobatan penderita diare. Dan tempe merupakan pilihan menarik dan lezat untuk tubuh dan kesehatan anda.

 


Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *