Nilai normal bilirubin pada bayi

May 6, 2016 | By suparyo | Filed in: Bayi.

Tes bilirubin darah, apakah normal atau tidak pada bayi?

Ini adalah tes yang mengukur tingkat bilirubin dalam darah. Bilirubin adalah pigmen kekuningan ditemukan dalam empedu, cairan yang diproduksi oleh hati.bayi-lahir-prematur

Bilirubin juga dapat diukur dengan tes urin.

Bagaimana tes dilakukan?

Sampel darah diperlukan.

Jangan makan atau minum apa pun untuk setidaknya empat jam sebelum tes. Dokter Anda mungkin mengatakan kepada Anda untuk berhenti minum obat yang mempengaruhi pemeriksaan. Banyak obat dapat mengubah tingkat bilirubin dalam darah. Pastikan dokter tahu obat apa yang Anda minum.

Mengapa tes dilakukan

Tingkat tinggi bilirubin dalam darah dapat menyebabkan penyakit kuning. yang ditandai dengan menguningnya kulit, membran mukosa atau mata.

Penyakit kuning adalah penyakit paling umum dari tingkat bilirubin.

Penyakit kuning dalam dunia kedokteran dikenal dengan jaundice atau ikterus. Istilah jaundice diambil dari bahasa a Perancis jaune, yang berarti kuning atau ikterus berasal dari bahasa Yunani icteros yang menunjukkan pewarnaan kuning pada kulit. Penyakit kuning terjadi karena membran mukosa sebagai akibat penumpukan bilirubin yang berlebihan pada jaringan.

Penyakit kuning sering ditemukan pada sekitar 60% bayi baru lahir yang sehat dengan usia > 35 minggu.

Kadar bilirubin serum total (BST) > 5 mg/dL (86 μmol/L) disebut dengan hiperbilirubinemia. Hiperbilirubinemia umumnya normal, hanya 10% yang berpotensi menjadi patologis (ensefalopati bilirubin). Hiperbilirubinemia yang mengarah ke kondisi patologis antara lain :

  • timbul pada saat lahir atau pada hari pertama kehidupan
  • kenaikan kadar bilirubin berlangsung cepat (> 5 mg/dL per hari)
  •  bayi prematur
  • kuning menetap pada usia 2 minggu atau lebih
  • peningkatan bilirubin direk > 2 mg/d atau > 20 % dari BST.

Bayi yang baru lahir, fungsi organ hatinya masih belum matang, sehingga proses perubahan bilirubin itu menjadi lambat. Akibatnya, bilirubin indirek akan menumpuk di dalam darah dan jaringan tubuh. Inilah yang kemudian menyebabkan kulit, mata, dan selaput lendir bayi tampak kuning.

Hal ini normal terjadi pada bayi jika:

  • Warna kuning muncul setelah 2×24 jam kelahiran.
  • Derajat bilirubin sekitar 10 mg%
  • Jika bayi mendapat susu formula, warna kuning akan mencapai puncaknya yakni sekitar 6-8mg% pada hari ketiga.
  • Jika bayi diberikan ASI, kadar bilirubin puncak dapat mencapai 7-14 mg%.
  • Bayi tetap aktif menangis dan kuat menyusu.
  • Urin bayi tidak berwarna kuning tua atau cokelat.
Untuk bayi dalam keadaan yang normal, warna kuning ini akan hilang bila fungsi organ hati bayi sudah benar-benar matang. Karena pada saat itu hati sudah mampu mengubah bilirubin menjadi larut dalam air dan membuangnya dari tubuh. Normalnya, warna kuning itu akan hilang di hari ke-7.
Tidak normal. Ayah dan Bunda perlu waspada jika warna kuning itu muncul:
  • Sebelum 24 jam pertama setelah bayi lahir.
  • Melalui pemeriksaan laboratorium, peningkatan kadar bilirubin terjadi sangat cepat, melebihi 5 mg% per hari.
  • Warna urin kuning tua atau cokelat.
Warna kuning atau tingkat bilirubin yang tinggi ini bisa disebabkan karena berbagai hal, antara lain:
  • perbedaan golongan darah
  • kekurangan enzim GPO
  • infeksi besar
  • Hb darah tingi
  • sumbatan sistim empedu
  • gangguan metabolic atau endokrin
  • faktor ras
  • kelainan genetic.
 Atau bisa juga dikarenakan usia ibu yang sudah lanjut, ibu dengan diabetes atau tekanan darah tinggi, ibu yang kekurangan zat seng,obat-obatan tertentu, proses persalinan dengan menggunakan alat, bayi prematur, atau pemotongan tali pusat yang terlambat.

Bayi baru lahir dapat mengalami hiperbilirubinemia pada minggu pertama kehidupannya berkaitan dengan:

(1) meningkatnya produksi bilirubin (hemolisis)

(2), kurangnya albumin sebagai alat pengangkut

(3) penurunan uptake oleh hati,

(4) penurunan konjugasi bilirubin oleh hati,

(5) penurunan ekskresi bilirubin, dan

(6) peningkatan sirkulasi enterohepatik.

 


Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *