Pengertian dan penyebab down syndrome

August 5, 2014 | By suparyo | Filed in: Uncategorized.
anak down syndrome

Anak down syndrome

Apa itu down syndrome?

Down Sindrom adalah kelainan genetik yang terjadi pada kromosom 21. Pada umumnya manusia memiiki 23 pasang kromosom sehingga total kromosom manusia aberjumah 46. Bayi dengan kelainan down syndrome memiliki jumlah kromosom lebih banyak dari yang seharusnya 47 kromosom.

Dampak dari kelebihan kromosom ini menyebabkan ganggun pada kesehatan bayi terutama pada perkembangan tubuh dan mentalnya.

Gejala dari down syndrome bervariasi, ada gejala yang tampak dan terdapat juga gejala yang tidak tampak sama sekali hingga muncul tanda-tanda khas dari down syndrome.

Tanda khas dari down syndrome sangat mudah untuk dikenali melalui tampilan fisiknya. Biasanya bayi yeng terkena down syndrome memiliki bentuk kepala lebih kecil dari ukuran normal, pada bagian anteroposterior kepala mendatar. Jika anda memperhatikan pada bagian wajah tampak sela hidung yang datar, dengan ukuran muut yang biasanya mengecil dan lidah yang menonjol keluar. Tanda dari downsyndrome juga dapat dikenali dari mata yang menjadi sipit dan pada sudut bagian tengah membentuk ipatan.

Tanda lainnya adalah ukuran tangan yang pendek termasuk ruas-ruas jari serta jarak antara jari pertama baik tangan maupun kaki melebar terkadang pada bagian kuit juga terlihat keriput.

Kelainan pada kromosom 21 ini biasanya juga menimbukan gangguan dan kerusakan pada oragan lain dalam tubuh dan terkadang dapat berakibat fatal bagi bayi. Tidak jarang bayi yang mengalami down syndrome juga mengalami sumbatan pada saluran pencernaan. Jika bayi mengaami sumbatan pada bagian-bagian tersebut bayi biasanya muntah-muntah.

Untuk mengetahui lebih dini sebaiknya melakukan pemeriksaan kromosom melalui amniocentesis bagi para ibu hamil terutama bulan pertama awal kehamilan. Terlebih ibu yang pernah memiliki anak dengan down syndrome. Bagi ibu yang hamil di atas usia 40 tahun layak berhati-hati dan terus memantau perkembangan janin yang ada dirahimnya karena resiko down syndrome lebih tinggi.

Kelainan down syndrome dapat menyebabkan keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental oleh karena itu persiapkan diri anda sebelum hamil dan dimasa hamil dengan baik dengan mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan terapkan gaya hidup sehat dan dan sebaiknya tidak hamil di usia 40 tahun ke atas untuk meminimalisir resiko dari down syndrome.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *