Penyakit diabetes melitus pencegahan dan pengobatan

April 6, 2014 | By suparyo | Filed in: Uncategorized.
Pemeriksaan kadar gula dalam darah

Penyakit diabetes militus cara pencegahan dan penangannya untuk mencegah komplikasi yang ditimbulkan.

Penyakit diabetes melitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Hal ini muncul karena tubuh tidak memproduksi insulin atau tidak menggunakannya dengan benar.

Apakah insulin itu?
Insulin adalah hormon yang diperlukan untuk mengubah gula dari makanan menjadi energi yang kita butuhkan untuk melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari. Hal ini dihasilkan oleh pankreas, organ yang terletak di perut bagian kiri.

Setelah anda mengkonsumsi makanan maka beberapa makanan akan diubah menjadi glukosa atau yang lebih dikenal dengan gula. Glukosa dibawa melalui sel sel darah dalam tubuh, dimana insulin akan ” membuka pintu dan merupakan kunci untuk memberikan energy. Bila insulin tidak cukup, pintu tidak terbuka sehingga tidak ada glukosa untuk memasuki sel-sel sehingga tetap dalam darah dan hal ini akan menghasilkan hiperglikemia atau gula darah tinggi.

Terdapat beberapa jenis diabetes, Diabetes Melitus Tipe 1 dan Diabetes Melitus Tipe 2

Diabetes Melitus Tipe 1

Diabetes Melitus Tipe 1 ini biasanya terjadi pada masa kanak-kanak, tetapi juga dapat dapat muncul pada usia berapa pun. Pankreas berhenti memproduksi insulin dan disebabkan oleh penyakit autoimun, yaitu sistem kekebalan tubuh atau pertahanan tubuh mengalami kebingungan, sel yang memproduksi insulin ( sel beta pankreas ) dengan sel-sel asing diserang dan dihancurkan dan hal inilah yang menyebabkan Diabetes Melitus Tipe 1.

Diabetes melitus tipe 2

Diabetes melitus tipe 2 adalah jenis yang paling umum dari diabetes, terutama pada orang dewasa yang memiliki kelebihan berat badan, lebih tua, menetap (tidak banyak bergerak), dengan riwayat keluarga diabetes dan obesitas pada anak-anak di zaman sekarang. Dalam Diabetes melitus tipe 2 tubuh tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak bertindak dengan benar atau kombinasi keduanya.

Gestational diabetes merupakan diabetes yang sering terjadi pada wanita hamil  terutama sering terjadi pada mereka yang memiliki masalah obesitas, riwayat keluarga yang pernah memiliki diabetes dan biasanya diabetes ini menghilang setelah melahirkan. Jika tidak terdeteksi dan dikendalikan dapat menyebabkan gangguan pada janin. Banyak wanita yang pernah menderita diabetes gestational dan berkembang ke diabetes tipe 2 di kemudian hari. Untuk mencegah perkembangan penyakit ini ada baiknya anda kontrol di 6 ( enam ) minggu setelah kelahiran untuk melihat apakah Anda benar-benar memiliki diabetes tipe 2 atau tidak serta jenis lain dari diabetes dan penyakit pankreas dan penyakit lainnya.

Diagnosis diabetes biasanya dilakukan dengan memeriksa kadar glukosa dalam daarah

Beberapa gejala yang sering muncul sebagai tanda-tanda diabetes antara lain :

  • Sering mengalami rasa haus yang berlebih
  • Berlebihan buang air kecil
  • Kelelahan
  • Penglihatan kabur.
  • rasa lapar berlebihan
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Sakit perut, mual atau muntah.

Anda harus berhati-hati dengan penyakit diabetes militus karena penyalit ini dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya. Kadar gula darah tinggi dapat menyebabkan masalah jangka panjang permanen karena pembuluh darah kecil dan pembuluh darah besar mengalami kerusakan

Komplikasi dari diabetes militus

  • Terjadi kerusakan mata
  • Berkaitan dengan ginjal. Ginjal menyaring limbah dari darah ; bila tidak bekerja dengan baik, dapat menumpuk zat beracun.
  • Dapat mempengaruhi dan merusak saraf di seluruh tubuh.
  • Arteri jantung menyebabkan infark miokard akut.
  •  Dapat menyebabkan stroke
  • Terjadinya sakit kaki ketika berjalan atau perubahan warna dari beberapa jari kaki ( gangren ).

Melihat dari komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh diabetes sehingga sangat penting untuk menjaga kadar gula darah anda tetap dalam kondisi terbaik

Hal penting perlu anda lakukan untuk mencegah diabetes dan komplikasi lainnya antara lain

  • Rajin memeriksakan kadar gula darah anda sehingga jika terjadi peningkatan dokter segera memberikan perawatan yang tepat.
  • Berhenti merokok, karena merokok memberikan kontribusi terhadap perkembangan komplikasi kronis diabetes.
  • Rencanakan makan Anda dengan mempertahankan diet yang sehat dan bervariasi
  • Menyeimbangkan  antara kalori dan aktivitas fisik.
  • Mengkonsumsi biji-bijian, sayuran, buah-buahan, susu rendah lemak, dll.
  • Batasi asupan lemak jenuh, lemak trans, garam dan gula.
  • Lakukan aktivitas fisik secara teratur sebagai conto berjalan cepat, aktivitas yang berkaitan dengan tenaga dan olahraga, berenang atau melakukan olahraga air lainnya.
  • Terus lakukan monitoring/pemantauan terhadap kadar gula darah.

Demikian artike terkait penyakit diabetes melitus, dengan mengetahui gejala dan pencegahannya akan lebih baik dan murah dari pada melakukan pengobatan jika anda sampai terserang diabetes militus. Tetap jaga gaya hidup sehat untuk mendapatkan hidup yang lebih berkualitas.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *