Penyebab tidak menstruasi

May 29, 2015 | By suparyo | Filed in: Uncategorized.

menstruasiPenyebab tidak menstruasi atau tidak haid ada banyak hal seperti sedang hamil, menusui, sebelum masa pubertas, setelah setelah menopause gangguan indung telur dll.

Penyebab wanita tidak mengalami haid

Setelah sebelunya membahas tentang masalah hormon kali ini daunbuah.com akan membahas penyebab wanita tidak mengalami memnustruasi atau haid. Banyak wanita Indonesia mendapatkan masalah tidak mengalami haid atau yang juga di sebut Amenorea. Amenorea adalah keadaaan tidak terjadinya menstruasi pada seorang wanita.

Amenorea normal terjadi pada seorang wanita sebelum masa pubertas, menyusui, kehamilan juga setelah manapause.

Amenorea sendiri terbagi dua, yaitu:

  1. Amenorea primer, yang terjadi pada wanita usia 16 tahun
  2. Amenorea sekunder adalah tidak terjadinya menstruasi selama 3 siklus atau 6 siklus setelah sebelumnya mendapatkan siklus menstruasi biasa.

Gejala tidak menstruasi dapat terjadi pada wanita usia 16 tahun dengan atau tanpa perkembangan payudara, perkembangan rambut pubis ataupun kondisi dimana seorang wanita tidak mendapatkan menstruasi padahal sebelumnya sudah pernah mendapatkan menstruasi.

Gangguan terjadinya Amenorea primer atau tidak mendapatkan menstruasi primer ada banyak penyebab diantaranya adalah :

  • Masa pubertas yang terlambat
  • Tidak tumbuhnya organ rahim dan vagina
  • Terjadinya sumbatan pada keluarnya darah menstruasi
  • Kegagalan dari fungsi indung telur
  • Gangguan pada susunan saraf pusat

Penyebab terbanyak dari amenorea sekunder adalah kehamilan, setelah kehamilan, menyusui, dan penggunaan kontrasepsi. Penyebab lain seseorang mengalami Amenorea (tidak mendapatkan menstruasi) adalah :

  • Stress dan depresi
  • Kekurangan nutrisi, berat badan yang turun secara berlebihan, olahraga berlebihan, obesitas
  • Gangguan indung telur
  • Gangguan hipotalamus dan hipofisis
  • Obat-obatan
  • Penyakit kronik dan Sindrom Asherman

Jika anda mengalami Amenorea (tidak haid atau datang bulan) sebaiknya anda segera berkonsultasi dengan dokter kandungan agar segera dilakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab sehingga segera dilakukan penangan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *