Perawatan Bayi Kuning

October 7, 2016 | By suparyo | Filed in: Bayi.

Bayi memiliki imunitas yang masih sangat rendah bila dibandingkan dengan orang dewasa ataupun anak-anak. Bayi yang baru lahir umumnya memiliki kekebalan tubuh yang harus diperhatikan dengan lebih baik oleh orangtuanya.

Salah satu masalah yang sering terjadi pada bayi yang baru lahir adalah bayi kuning atau istilah medisnya ikterus. Bayi kuning adalah gejala alamiah (fisiologis) yang bisa terjadi pada bayi aberumur dua hari hingga dua minggu. Hampir 60% bayi sehat terlahir dengan gejala ini.

bayi-kuning

Orangtua pasti kaget dan khawatir jika bayinya memiliki kondisi kuning. Padahal sebetulnya hal ini tidaklah harus dikhawatirkan karena ini adalh gejala alamiah yang timbul pada bayi. Tapi tetap saja orangtua harus melakukan sesuatu untuk bayinya jika bayi tersebut menunjukan gejala kuning. Beberapa hal tersebut diantaranya:

– Memberikan Air Susu Ibu (ASI) sesering mungkin, minimal dua jam sekali agar bayi sering buang air kecil dan buang air besar. Jika bayi sering pipis atau BAB maka akan membantu menurunkan kadar bilirubin pada bayi. Orangtua harus membangunan bayi bila tertidur karena bayi yang kurang aktif, sering tidur dan tidak rewel merupakan tanda-tanda bayi terkena kuning.

– Menjemur bayi dibawah sinar matahari pagi. Sinar matahari pagi antara jam 7.30 hingga jam 8.30 tanpa pakaian selama kurang lebih setengah sampai satu jam dapat menurunkan gejala ini. Pastikan untuk menghindarkan mata bayi dari sinar matahari secara langsung.

– Memeriksakan bayi secara teratur sesuai jadwal pemeriksaan dokter. Dokter dapat segera mengambil tindakan medis jika kadar bilirubin pada bayi terus meningkat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *