Perbedaan kulit bayi dengan orang dewasa

May 14, 2016 | By suparyo | Filed in: Bayi.

Kulit adalah organ tubuh yang terletak paling luar dimana kulit membatasi antara organ tubuh dengan bagian luar. Untuk kulit orang dewasa memiliki berat sekitar 15% dari berat badan. Organ ini merupakan organ paling luar yang mencerminkan kesehatan dan kehidupan manusia. Kulit manusi sangat beragam, elastic, sensitive dan sangat bervariasi sesuai dengan iklim, jenis kelamin dan ras manusia.

ibu dan bayiFungsi untama dari kulit adalah melindungi tubuh manusia, sebagai pengatur suhu, sebagai tempat pembentukan vitamin D, indra perangsang dan penyerapan. Kulit manusia terdiri dari 3 lapisan yaitu epidermis atau lapisan keringat, dermis dan jaringan subkutis.

Kita sering melihat perbedaan antara kulit antara orang dewasa dan balita. Apa perbedaan kulit bayi dengan orang dewasa?

Brikut ini adalah pin poin lebih jelas tentang perbedaan antara kulit bayi dan kulit orang dewasa.

Kulit bayi masih dangat tipis, hanya sekitar sekitar 1-2 milimeter, hanya 40-60% dari ketebalan kulit orang dewasa.

Kulit bayi masih jarang memiliki rambut jika di bandingkan dengan kulit yang dimiliki oleh orang dewasa.

Lapisan lemak pada kulit bayi belum begitu banyak sehingga saat terjadi benturan akan rentan mengalami memar.

Ikatan antar sel pada kulit bayi masih longgar, berbeda dengan ikatan sel pada orang dewasa yang begitu padat.

Ikatan kulit epidermis dan lapisan dermis pada bayi belum terjalin dengan kuat sehingga kulit bayi belum memiliki perlindaungan yang optimal.

Baca artikel menarik lainnya :

Kulit bayi hanya sedikit memproduksi melanin. Melanin adalah senyawa pigmentasi dari coklat tua sampai hitam yang dapat ditemukan di beberapa bagian tubuh manusia. Melanin melindungi tubuh manusia dai sinar UV. Karena kulit bayi masih sedikit memproduksi melanin sehingga lebih beresiko terbakar sinar matahari.

Kelenjar minyak dan kelenjar keringat yang terdapat pada kulit bayi belum berfungsi dengan penuh sehingga bayi lebih sulit beradaptasi terhadap suhu lingkungan dan biasanya kulit bayi hanya berkeringat pada bagian tubuh tertentu saja.

Jika dilihat secara strukturan tidak ada perbedaan antara kulit balita dan orang dewasa, hanya saja bayi memiliki kulit yang lebih tipis jika dibandingkan dengan kulit pada orang dewasa, kelenjar keringat yang belum sempurna, kulit bayi lebih rentan terhadap iritasi, infeksi, jarang sekali terlihat rambut pada kulit bayi juga jaringan sel pada kulit bayi masih lebih lemah jika dibandingkan kulit pada orang dewasa.


Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *