Perubahan metabolisme pada kehamilan

July 24, 2016 | By suparyo | Filed in: Kehamilan.

Selama kehamilan, tubuh mengalami serangkaian perubahan fisiologis, termasuk perubahan kadar hormon dan peningkatan volume darah. Tingkat metabolisme juga sering naik perlahan-lahan selama 40 minggu kehamilan, meningkatkan kebutuhan kalori. Konsultasi dengan dokter kandungan atau bidan untuk mengetahui kebutuhan kalori anda saat hamil.

 

Perubahan metabolisme pada kehamilan

Metabolisme mengacu pada jumlah energi – kalori – yang dibutuhkan untuk melakukan proses fisik dan kimia dalam tubuh, termasuk pernapasan, pencernaan dan aktivitas fisik. Secara umum, metabolisme wanita meningkat 15 persen menjadi 20 persen selama kehamilan. Namun, tidak semua wanita mengalami peningkatan metabolisme. Perubahan metabolisme tergantung pada gizi sebelum kehamilan dan berat badan bayi. Jika berat badan Anda kurang ketika hamil, metabolisme lebih lambat untuk menghemat energi, menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition. Jika bayi Anda besar, metabolisme Anda dapat meningkat untuk memenuhi tuntutan bayi.

Kebutuhan kalori

Jumlah kalori yang Anda dapatkan selama kehamilan mencerminkan kebutuhan metabolisme dan akan bervariasi dari kuartal ke kuartal. Kebutuhan kalori selama kehamilan umumnya berkisar dari 2.200 kalori hingga 2.900 kalori per hari, menurut Academy of Nutrition and Dietetics. Jika berat badan Anda normal pada awal kehamilan, Anda tidak perlu makan lebih banyak kalori selama kuartal pertama. Untuk memenuhi kebutuhan kalori bayi Anda, tumbuh membutuhkan kalori lebih banyak. Pada kuartal kedua meningkat  sekitar 340 kalori per hari dan selama kuartal ketiga dari 450 kalori per hari.

Berat badan

Apapun berat badan awal kehamilan, anda harus menaikkan dan mengontrol kenaikan berat badan selama kehamilan. Jumlah berat yang Anda butuhkan untuk menang tergantung pada indeks massa tubuh atau BMI.

Pilih makanan yang kaya nutrisi

Selain kalori ekstra, kebutuhan nutrisi juga meningkat selama kehamilan, sehingga Anda perlu makan lebih banyak makanan yang kaya nutrisi. Diet sehat harus termasuk sayur, buah, biji-bijian, sumber protein tanpa lemak.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *