Serangga untuk makanan

March 28, 2016 | By suparyo | Filed in: Nutrisi.

seranggaSerangga untuk Memerangi Kelaparan

Sebuah laporan FAO mengusulkan serangga sebagai sumber protein. Beberapa spesies serangga sangat kaya protein seperti daging juga ikan, dan utuk pengembangbiakannya juga murah. Sebuah buku baru yang diterbitkan oleh asupan makanan Organisasi Pangan dan Pertanian atau yang dikenal dengan FAO, mengusulkan serangga sebagai solusi untuk mengatasi kelaparan dunia. Tidak hanya nilai gizi serangga yang menjadi perhatian tetapi juga manfaat peternakan serangga dan permintaan makanan di seluruh dunia.

Menurut FAO makan serangga memiliki banyak manfaat kesehatan. Serangga kaya protein, lemak dan mineral, dan di beberapa negara serangga dianggap sebagai makanan lezat.

Dari satu juta spesies yang dikenal dari serangga, 1900 dikonsumsi oleh manusia. Beberapa serangga yang paling banyak dikonsumsi adalah kumbang, ulat, lebah, tawon, semut, belalang dan jangkrik.

Pada saat pertumbuhan penduduk, urbanisasi dan pertumbuhan kelas menengah telah meningkatkan permintaan untuk makanan jenis ini.

Pengembang biakan serangga juga memberikan tambahan untuk kehidupan masyarakat di daerah pedesaan.

Satu-satunnya kendala adalah bahwa makan serangga adalah hal yang tabu di banyak negara. Namun, sejarah telah menunjukkan bahwa kebiasaan makan dapat berubah dengan cepat, terutama di dunia global seperti sekarang ini, contoh 20 tahun yang lalu tidak ada orang makan ikan mentah di Eropa, dan sekarang banyak orang suka sushi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *