Sistem pencernaan manusia dan fungsinya

June 15, 2017 | By suparyo | Filed in: Organ tubuh manusia.

Sistem pencernaan adalah himpunan organ (mulut, faring, kerongkongan, lambung, usus kecil dan usus besar) yang bertanggung jawab untuk proses pencernaan.

Pencernaan adalah proses transformasi makanan yang diserap dan dimanfaatkan oleh sel-sel tubuh.

Fungsi yang dilakukan adalah transportasi (makanan), sekresi (cairan pencernaan), penyerapan (nutrisi) dan ekskresi (melalui proses buang air besar).

Dalam proses pencernaan karbohidrat, lipid dan protein diubah menjadi unit sederhana oleh enzim pencernaan, sehingga mereka dapat diserap dan diangkut dalam darah.

Sistem pencernaan manusia dan fungsinya

Mulut

Didalam mulut terdapat rongga-rongga di mana ada gigi yang bertanggung jawab untuk menggiling makanan. Gigi dapat diklasifikasikan ke dalam gigi taring, gigi seri dan geraham. Didalam mulut juga terdapat lidah yang membantu dalam mengunyah dan mendorong makanan masuk ke kerongkongan..

Kelenjar ludah di atas, menghasilkan cairan yang disebut air liur, yang bertindak sebagai pelumas, yang terlibat dalam menghancurkan bakteri yang tertelan dengan makanan dan memulai pencernaan kimia karbohidrat berkat aksi enzim yang disebut amilase atau ptialina yang merubah pati menjadi maltosa. Saliva terdiri dari air% 95 dan 5% zat terlarut seperti ion natrium, kalium, klorida, bikarbonat, dan fosfat.

Hasilnya adalah massa mengunyah makanan homogen disebut bolus, komponen yang sudah memulai proses fermentasi.

Faringe

Ini adalah otot berbentuk tabung yang membantu pernapasan dan terletak di leher dan selaput lendir dilapisi; menghubungkan hidung dan mulut dengan trakea dan esofagus dan dilintasi oleh udara dan makanan, faring merupakan bagian dari pencernaan dan pernapasan.

Kerongkongan

Ini adalah bagian dari saluran pencernaan manusia terdiri dari sebuah tabung otot sekitar 30 sentimeter, yang menghubungkan faring ke perut. Melalui kerongkongan makanan diangkut ke dalam perut untuk melanjutkan proses pencernaan.

Perut

Ini bisa digambarkan sebagai tampungan sementara untk selanjutnya diteruskan ke usus nya, perut terletak di bagian atas rongga perut, di bawah hati. Permukaan luarnya halus, sedangkan bagian dalam terdapat banyak lipatan yang mendukung pencampuran makanan dengan cairan pencernaan.

Usus kecil

Ini adalah bagian dari saluran pencernaan yang dimulai setelah perut dan berakhir di usus besar. Usus halus dibagi menjadi tiga bagian: duodenum, jejunum, dan ileum.

Duodenum: segmen pertama dari usus, panjang sekitar 25 cm. Menempati tetap di dalam rongga perut. Duodenum bertanggung jawab untuk pencernaan makanan dan penyerapan nutrisi. Bahkan duodenum adalah tempat utama untuk penyerapan zat besi. Beberapa saluran pankreas, hati dan kandung empedu, terhubung dalam duodenum.

Selain mencerna makanan, ia bertanggung jawab untuk mengatur laju lambung pengosongan dan aktivasi sinyal lapar.

Jejunum: bagian ini memiliki panjang sekitar 1,5 hingga 2,5 meter. Terletak di antara duodenum dan ileum, fungsinya adalah untuk penyerapan zat makanan.

Ileum: ileum memiliki panjang sekitar 7,5 meter, memiliki diameter lebih kecil dari jejunum (jejunum 3 cm, 2 cm ileum). Fungsi utamanya adalah untuk menyerap nutrisi (vitamin b12) chyme, dll.

Usus besar

Sekum

Usus besar memiliki bagian bagian seperti sekum, usus buntu, kolon dan rektrum. Sekum adalah bagian yang menghubungkan antara usus besar dengan kolon usus besar. Sekum memiliki bentuk seperti kantung kecil dan terhubung dengan bagian usus kecil yang disambungkan dengan katub. Setelah melalui usus kecil, bahan makanan yang tidak dapat di cerna akan masuk kedalam sekum untuk delanjutnya dipindahkan kedalam usus besar.

Dinding pada lapisan sekum terdapat selaputlendir yang berfungsi untuk penyerapan air dan mineral garam. Pada lapisan sekum terdapat jaringan otot yang bekerja menghasilkan gerapan berputar dan memeras.

Usus buntu

Usus buntu melekat pasa sekum, usus ini berupa tonjolan kecil yang terdapat didalam usus besar dan dijadikan sebagai antibody tubuh namun sayangnya  karenabanyaknya kasus penyakit usus buntu, bagian ini sering dianggap sebagai sumber penyakit.

Penyakit usus buntu terjadi karena peradangan usus buntu sehingga tampak membengkak dan menganggu sistem ekskresi pada manusia.

Fungsi usus buntu adalah untk mejaga sistem kekebalan tubuh .

Kolon

Kolon adalah bagian terbesar dari usus buntu, bagian ini terhubung pada bagian sektum, letaknya pada perut kanan bagian bawah. Kolon terdiri dari beberapa macam : kolon asenden, kolon transversum, kolon desenden, kolon sigmoid.

Bagian usus besar yang terakhir adalah rektum. Sisa hasil pencernaan dibentuk dalam fases, rektrum menyimpan fases sebelum dikeluarkan oleh anus. Bagian ini dilapisi oleh lapisan mukosa yang tebal dan terdapat pembuluh darah di dalamnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *