Lifestyle

Tak Ingin Cepat Hamil, Inilah Metode untuk Mencegahnya

Tak Ingin Cepat Hamil, Inilah Metode untuk Mencegahnya

Kehamilan adalah suatu anugerah yang diidam-idamkan setiap pasangan suami istri. Akan tetapi, dalam kondisi tertentu kehamilan bukanlah yang diinginkan saat ini. Banyak faktor yang menyebabkan pasangan suami istri ingin menunda kehamilan hingga melakukan beberapa metode berikut ini.

  • Sterilisasi Permanen

Sterilisasi dapat dilakukan pada wanita maupun pria. Pada wanita, sterilitasi dilakukan dengan beberapa cara, misalnya pengikatan, pemotongan hingga penyegelan untuk menutup tuba falopi. Cara lainnya adalah dengan mengangkat rahim.

Sedangkan untuk pria, sterilisasi dilakukan melalui prosedur vasektomi untuk mencegah sperma turun ke penis sehingga produksi ai mani tidak disertai dengan sperma yang bisa menyebabkan kehamilan.

  • IUD (Intrauterine Device)

IUD ini juga lebih dikenal sebagai KB spiral yang merupakan alat kontrasepsi dalam rahim. Cara ini cukup efektif dalam mencegah kehamilan, bahkan mencapai 99%. Pemasangan IUD dilakukan pada saluran rahim sehingga dapat menghentikan atau menghalangi sperma membuahi ovum.

Bagi Anda ibu yang sedang menyusui atau baru saja melahirkan bayi, Anda bisa menggunakan alat kontrasepsi ini karena bisa mencegah kehamilan dalam waktu lama, yakni sekitar 5 sampai 10 tahun, tergantung jenis IUD.

  • Pil KB

Pil KB merupakan kombinasi dari progestin dan ekstrogen yang paling sering digunakan. Pil ini harus dikonsumsi setiap hari agar indung telur tidak melepaskan sel-sel telur baru. Selain itu, akan terjadi penebalan dinding rahim dan lendir serviks sehingga sperma menjadi sulit berenang menembus leher rahim ataupun membuahi.

Jenis KB yang satu ini banya beredar di pasaran, namun Anda harus memastikan bahwa pil KB tersebut aman dikonsumsi. Penggunaan pil ini akan semakin efektif jika Anda mengerti cara berhubungan agar tidak hamil.

  • Implan atau Suntik KB

Implan juga dikenal sebagai KB susuk yang memiliki ukuran kecil dan berbentuk seperti batang korek api. Alat kontrasepsi ini akan di sisipkan ke bagian bawah kulit lengan atas dengan membuat sayatan pada permukaan kulit.

Pemakaian KB susuk ini harus dilakukan oleh tenaga medis. Dalam impan tersebut, terkandung hormon progestin yang akan dilepaskan secara bertahap sehingga bisa mencegah terjadinya kehamilan sampai 3 tahun.

  • Suntik KB

Beberapa orang mungkin tidak bisa meminum pil KB setiap hari sehingga solusinya adalah mencoba suntik KB. Kontraksepsi yang mengandung hormon progestin dan estrogen ini akan disuntikkan ke dalam tubuh dan nantinya bekerja sebagai pencegah kehamilan dalam kurun waktu yang cukup lama.

Jika Anda memilih suntik KB sebagai cara untuk mencegah kehamilan, maka Anda tidak perlu khawatir lupa atau terlambat meminum obat setiap hari. Anda hanya perlua melakukan sunti sekitar 1 atau 3 bulan sekali, tergantung jenis suntik KB yang Anda pilih. Pastikan, Anda tidak terlambat untuk datang ke tempat pelayanan KB.

Terdapat banyak metode yang bisa Anda pilih untuk mencegah kehamilan. Pastikan jika pilihan Anda sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh karena setiap metode memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Informasi menarik lainnya bisa Anda dapatkan dari orami.co.id.

Tinggalkan Balasan