Tanaman jahe – budidaya dan manfaatnya

November 16, 2014 | By suparyo | Filed in: Kesehatan, Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Uncategorized.
gambar-tanaman-jahe

gambar tanaman jahe

Tanaman jahe merupakan jenis rimpang yang terkenal akan manfaatnya sebagai rempah-rempah dan sebagai bahan obat tradisional. Rimpang jahe memiliki bentuk seperti jari dengan ruas-ruas pada tengahnya. Jahe memiliki rasa dominan pedas yang disebabkan senyawa keton yang disebut dengan zingeron.

Tanaman jahe masuk kedalam suku Zingiberaceae atau temu-temuan. Zingiber officinale Rosc nama ilmiah dari tanaman jahe diberikan oleh William Roxburgh. Dalam bahasa inggris jahe dikenal dengan sebutan ginger dan di indonesia sendiri tanaman jahe memiliki nama yang beragam diberbagai daerah.

Klasifikasi dari tanaman jahe

  • Divisi : Magnoliophyta.
  • Kelas : Liliopsida.
  • Bangsa : Zingiberales.
  • Suku : Zingiberaceae.
  • Marga/ genus : Zingiber.
  • Jenis/ spesies : Zingiber officinale Rocs.

manfaat-jahe

Manfaat tanaman jahe bagi kesehatan

Manfaat jahe untuk kesehatan dapat bertindak sebagai obat alami yang efektif untuk memerangi arthritis, pilek, masalah pencernaan dan manfaat wedang jahe untuk menghangatkan tubuh.

Properties dan manfaat jahe untuk mengobati berbagai penyakit

Jahe telah digunakan sejak lama dalam pengobatan tradisional, biasanya jahe digunakan untuk melawan penyakit yang sidebabkan oleh kondisi dingin. Namun selain itu jahe juga memiliki manfaat kesehatan yang lebih baik. Dengan kekuatan anti – inflamasi alami dan dengan kemampuannya untuk mengencerkan darah, Jahe adalah obat yang efektif untuk arthritis, sakit rematik dan pilek, juga meningkatkan aliran darah sehingga jahe merupakan teman yang baik dalam memerangi penyakit dan pusing terkait dengan osteoarthritis serviks.

Rimpang jahe memiliki sifat mucolytic, yang dapat melegakan dahak, untuk meningkatkan suhu tubuh. Dan saat cuaca dingin dengan mengkonsumsi wedang jahe dan anda akan mendapatkan manfaat wedang jahe dengan merasakan tubuh anda akan menjadi lebih hangat.

Manfaat jahe untuk kesehatan karena telah menunjukkan sifat yang baik dalam pengunaannya untuk pencernaan. Efektif untuk meredakan mual, wedang jahe bermanfaat untuk menghangatkan tubuh.

Manfaat jahe untuk kesehatan. Komponen aktif utama dalam jahe adalah zingibere dan bisabolene, sedangkan prinsip menyengat dalam jahe dikenal sebagai gingerol dan shogaols.

Memiliki stimulan dan karminatif untuk mengobati dispepsia (Dispepsia merupakan suatu kondisi medis yang biasanya ditandai dengan nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut bagian atas atau dada, rasa ini biasanya timbul setelah makan) dan perut kembung.

Sangat berguna dalam alkohol – diinduksi gastritis (peradangan lapisan perut) dan juga melindungi lambung yang disebabkan oleh obat anti – inflamasi mencegah ulkus kerusakan formasi. Beberapa pendukung otoritas pengobatan alternatif merekomendasikan jahe untuk mengurangi mual dan muntah.

Manfaat jahe untuk kesehatan digunakan dalam pengobatan beberapa penyakit inflamasi seperti rheumatoid arthritis.

Telah digunakan dalam jahe dalam pengobatan kondisi kardiovaskular (kardiovaskular adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel.) tertentu karena di satu sisi memiliki beberapa efek antiplatelet akan membantu untuk mencegah pembentukan trombus dan, kedua manfaat jahe untuk kesehatan dalam hal ini membantu untuk meningkatkan sirkulasi darah.

Teh jahe siap dengan dua sendok makan bubuk akar dalam setengah liter air. Juga telah mengakui antiescleróticas dan sifat antiinflamasi. Eksternal itu rubefacient.

Dalam mengkonsumsi ekstrak bubuk jahe sebaiknya tidak lebih 2 g. Dosis lebih tinggi dari sekitar 6 g. kabarnya dapat menimbulkan maag atau gastritis.

Penggunaan jahe dengan obat antikoagulan seperti heparin tertentu dapat mengganggu penyerapan vitamin tertentu, zat besi. Kadang-kadang, penggunaannya dapat menghasilkan keasaman lambung yang berlebih.

Minyak esensial jahe tidak boleh tertelan saat anda mengalami gangguan pencernaan yang serius seperti maag, gastritis, kolitis ulserativa, penyakit Crohn atau sindrom iritasi usus besar. Ini juga tidak boleh diberikan kepada penyakit saraf atau orang yang memiliki atau rentan terhadap batu empedu, juga pada anak anak anak-anak.

Penggunaan jahe selama masa kehamilan masih menjadi bahan perdebatan yang kontroversial dan ada baiknya anda sebaiknya hati-hati saat menggunakan jahe sebagai obat dalam jangka waktu yang lama jika sedang hamil karena jahe untuk pengobatan selama masa kehamilan masih menjadi perdebatan yang kontroversial.

Terdapat berbagai cara dalam penggunaan jahe, sebagai infus, sebagai minuman, extrak bubuk jahe dikonsumsi sebagai kapsul, jahe juga dapat digunakan untuk pemakaian luar dengan mengoleskan atau membuatnya sebagai pasta serta digunakan sebagai minyak esensial jahe.

budidaya-tanaman-jahe

Budidaya jahe

Budidaya tanaman jahe selain dibudidayakan dengan media tanah secara langsung anda juga dapat membudidayakan jahe dengan menggunakan media karung atau polybag sehingga tidak ribet dan tidak memakan tempat namun hasil yang didapatkan cukup lumayan.

Keuntungan menanam jahe dengan menggunakan media polyback atau menggunakan media karung terbilang lebih singkat yaitu membutuhkan waktu sekitar 8 hingga 10 bulan. Semntara jika anda menanam jahe dengan menggunakan media tanah membutuhkan waktu lebih dari satu tahun selain itu lahan biasanya akan menjadi kurang bagus jika terus menerus ditanami jahe karena kualitas tanah akan berkurang dan unsur hara akan menjadi habis.

Dengan bertanam dengan menggunakan polyback sangat mudah dengan hasil yang lebih banyak. Terdapat beberapa jenis jahe dan jahe merah biasanya lebih menguntungkan untuk dibudidayakan jika dilihat dari segi ekonomi.

Beberapa hal yang kemungkinan akan menjadi faktor yang dapat mendukung keberhasilan budidaya jahe merah

  • Permintaan jahe merah yang cukup tinggi baik didalam maupun dilur negeri
  • Tanaman jahe dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 0 – 2.000 m.dpl sehingga budidaya jahe lebih luas.
  • Cara budidaya yang cukup mudah dapat dengan menggunakan media karung atau polybag
  • Harga jual jahe yang cukup tinggi terutama untuk jahe merah
  • Belum begitu banyak orang yang membudidayakan tanaman jahe
  • Biaya pembudidayaan yang relatif rendah karena anda hanya perlu menyediakan polybag atau karung, pupuk bibit yang dapat dilakukan oleh anda sendiri.

Persiapan menanam

Pemilihan bibit, pilih bibit dari tanaman yang sudah tua atau yang berusia 10 bulan keatas dengan penampilan fisik besar dengan warna cerah sehat dan tidak ada luka alias muluuuus. Ingat dalam memilihnya pilih rimpang yang tidak kering.

Persiapan bibit.

Bahan bibit diambil dari kebun, dipilih dari tanaman yang sudah tua, berumur 10 bulan ke atas dan pilih fisiknya besar, warnanya cerah, sehat dan tidak terluka/lecet alias mulus abis. Setelah diseleksi, rimpang jahe di jemur tidak sampai kering, kemudian simpan dalam suhu ruang sekitar 1 – 1,5 bulan.

Dalam mebuat bibit ambil dengan cara mematahkan atau memotongnya, setiap potongan memiliki 3 hingga 5 mata kemudian jemur selama kurang lebih 1 hari kemudian keesokan harinya masukkan kedalam wadah berlobang atau dapat juga menggunakan karung. Celupkan kedalam larutkan kedalam larutan fungisida juga zat pengatur tumbuh sekitar 2 menit lalu keringkan.

Penyemian bibit, bersihkan lahan dengan menghilangkan gulma dan meratakan tanagh. Pada bagian bawah dapat ditaburi abu sekam atau bekas gergajian sekitar 5 hingga 10 cm kemudian pada bagian atasnya dilapisi dengan pasir halus kira kira 5 cm setelah rata baru taruh bibit berjajar dengan rapi diatasnya baru kemudian ditutup dengan ladu. Pasang bambu melengkung untuk tutup plastik yang berada diatasnya. Bibit dipersemian kurang lebih sekitar 3 hingga 5 minggu.

Media tanam

Sambil menunggu bibit siap saatnya anda untuk mempersiapkan media tanam, anda dapat menyiapkan pupuk kandang atau kompos, pasir halus sekam bakar, tanah erikan dolomit dan npk 1% dan campurkan setelah dicampur kemudian di aduk dan tutup dengan menggunakan plastik selama 7 hingga 15 hari.

Untuk media tanam anda dapat menggunakan plastik polybag, kemudian masukkan tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang dan pupuk lainnya. Sebelum menanamnya lakukan penyeleksian pada bibit yang sehat dan gemuk.

Setelah anda menanamnya tentunya tanaman membutuhkan perawatan, anda tidak perlu khawatir karena perawatan dari tanaman jahe cukup sederhana, penyiraman dapat anda lakukan 2 hingga 3 minggu sekali dalam waktu yang sama. Siram tanaman dengan air yang telah dicampur dengan pupuk oraganik. Bila ada penyakit segera semprot dengan insektisida atau fungisida organik. Setiap 25 hari tambahkan media tanam dengan ketinggian sekitar 10 cm dan bersihkan juga gulma yang ada didalamnya.

Menginjak usia tanaman 9 hingga 10 bulan anda dapat memanen jahe merah dengan kualitas tinggi. Cara panen dengan merobek bagian tepi hingga tanaman keluar lalu pegang batangnya dan goyang goyangkan pelan sehingga tanah yang menempel pada rimpang jahe terjatuh dan luruh. Selanjutnya adalah memisahkan rimpang utama yang baik atau super baik dengan rimpang pocelan. Agar kualitas etap baik sebaiknya memotongnya dengan tangan dan hindari penggunaan benda logam.


Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *