Tips menciptakan “healthy Eat” pada Anak

August 18, 2016 | By suparyo | Filed in: Kesehatan anak usia dini.

Untuk menjaga berat badan anak anda tetap normal, maka anda harus bisa memberikan pemahaman dan menerapkan cara makan sehat (healthy eat) di dalam keluarga terutama pada anak.

Berikut ini beberapa hal yang mesti dipahami orang tua sekaligus dapat anda jadikan sebagai target perencanaan membuat makanan sehat untuk anak ;

Suplai makanan adalah kontrol orang tua. Andalah yang mengontrol makanan apa yang akan dibeli dan kapan sebaiknya diberikan pada anak. Biasanya anak akan protes karena sebagian anak kurang menyenangi makanan bergizi dan lebih menyenagi makanan olahan atau siap saji lainnya, namun andalah yang menentukan segalanya, menentukan makanan apa saja yang akan disimpan sebagai stok dalam rumah, sang anak akan terbiasa mengkomsumsi makanan bergizi yang anda simpan di lemari atau kulkas anda, meski pada tahap awal anda harus sesekali memberi makanan kesukaan mereka, hingga mereka terbiasa dengan makanan yang anda sediakan di rumah.

makanan sehat untuk anak

Jika anda menyediakan Makanan, berikan kesempatan pada anak untuk memilih makanan yang akan dimakan dan seberapa banyak akan mereka makan. Hal ini terkesan anda memberi kebebasan pada anak, namun setelah anda menjalankan target pertama diatas, tentunya nada tidak perlu khawatir, karena mereka mengkomsumsi makanan yang sehat yang telah anda simpan di rumah, sekaligus membiasakan anak untuk mengkomsumsi makanan yang bergizi.

Jangan lagi menggunakan istilah “Piring Bersih”. Ketika anak makan jangan dipaksa untuk menghabiskan makanan mereka yang ada diatas piring, biarkan anak berhenti makan jika mereka merasa telah kenyang, karena hal ini akan membantu memahami tubuh mereka jika merasa sudah kenyang. Semakin anak bisa mengetahui dan merespon perasaan kenyang, berarti menghindari mereka makan secara berlebih.

Aturlah kembali menu buat anak. Tentukan menu makanan yang baik pada anak pada setiap makan utama, gunakanlah menu makanan dengan menguranngi komsumsi daging dengan lemak jenuh tinggi (lemak hewani), dan biasakan mengganti dengan lemak rendah seperti ikan atau lemak nabati yang berasal dari kacang-kacangan atau biji-bijian.

Batasi Minuman Berkalori. Minuman soda atau minuman dengan pemanis tambahan lainnya memberikan tambahan kalori pada anak jika dikomsumsi, minum air putih dan susu adalah yang terbaik buat anak kecil dalam masa pertumbuhan. Bisa juga anda memberikan jus buah murnii 100%, dari olahan anda sendiri.

Berikan makanan yang manis pada sesuai waktunya. Jika sesekali anda membuat cemilan atau kue yang manis, maka jangan berikan ketika menjelang anak makan besar, karena bisa jadi makanan manis anda akan menggantikan makan besar anda sehingga sayuran dan makanan bergizi yang telah anda siapkan tidak di komsumsi oleh si anak, jadik usahakaan diberikan minimal 2-3 jam sebelum makan utama.

Makanan bukanlah selamanya tanda sayang. Ketika anda mulai menggunakan makanan sebagai bentuk ungkapan rasa sayang anda atau hadiah bagi anak ketiak mereka marah atau menangis, hal ini akan berakibat sang anak akan mulai menggunakan makanan sebagai jalan keluar jika mereka menghadapi masalah (stress). Maka berikanlah perhatian dan hadiah bisa berupa pelukan, pujian, ataupun perhatian dibanding menggunakan makanan sebagai jalan keluar.
Batasi menonton TV dan bermain Komputer. Penelitian membuktikan anak yang mengurangi kebiasaan menonton TV dan Bermain didepan computer berbanding lurus dengan persentase penurunan kadar lemak tubuh mereka. Kebiasaan menonton TV dan Bermain computer akan membuat anak semakin malas unutk beraktivitas fisik (olah raga) dan lebih cenderung mengkomsusmsi cemilan yang kadang tidak terkontrololeh orang tua.

Anda adalah Panutan mereka. Tanamkan terebih dahulu pada diri anda kebiasaan makan yang sehat, karena anda akan selalu jadi contoh bagi anak. Berikanlah contoh cara makan yang sehat seperti memilih cemilan yang sehat, membiasakan makan di meja makan dan bukan didepan TV, serta jangan pernah untuk tidak hadir dalam setiap makan utama bersama keluarga.

Semoga anda bisa menerapakan pola makan yang sehat di rumah anda.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *