Umur berapa bayi boleh minum air putih

May 8, 2016 | By suparyo | Filed in: Bayi.

Umur berapa bayi diperbolehkan untuk minum aor putih?

Air dan makanan adalah salah satu elemen dasar setiap manusia. Hal ini sering membuat banyak orang percaya bahwa bayi seperti orang dewasa yang perlu sering minum air putih.

Umur berapa bayi boleh minum air putihBayi memang membutuhkan banyak air, tetapi air yang mereka minum harus selalu disertai dengan nutrisi. Jika tidak bayi akan berada pada risiko serius seperti malnutrisi. Jika bayi diberi air putih untuk mengisi perut mereka tidak menambah nutrisi atau kalori dan membuatnya malas untuk makan.

Jika Anda bertanya-tanya apa yang saya maksud dengan “air dengan nutrisi,” sangat sederhana: ASI atau susu formula.

Air putih memang baik bagi orang dewasa tetapi tidak untuk bayi, salah satu alasanya, seperti yang telah dijelaskan diatas, pemberian air putih pada bayi dapat menyebabkan ia kekurangan gizi. Bahkan, kondisi yang lebih berat mungkin saja terjadi keracunan air pada bayi atau intoksikasi air yang mengakibatkan bayi menjadi kejang atau koma.

Kapan waktu tepat memberikan air putih pada bayi

Sebaiknya anda jangan terburu buru untuk memberikan air putih pada bayi, hal ini bukan berarti bahwa bayi tidak dapat diberikan air putih, namun alangkah baiknya jika anda menunggu hingga ia telah memasuki usia 6 bulan. Salah satu badan kesehatan Amerika Serikat memperingatkan agar orang tua tidak memberikan air putih pada bayi hingga bayi berusia enam bulan, hal ini berdasarkan penelitian yang dikhawatirkan akan menyebabkan bayi keracunan jika diberikan air putih terlalu sering. Bahkan para ahli menekankan hanya diberikan ASI saja pada bayi dibawah usia 6 bulan.

Pemberian air putih pada bayi yang berusia di bawah 6 bulan dapat menganggu kemampuan tubuhnya dalam menyerap nutrisi dari ASI sehingga berdampak pada pertumbuhan bayi.

Pengaruh pemberian air putih pada bayi di bawah 6 bulan

Penyebab kenapa bayi tidak diperbolehkan diberi air putih dibawah usia 6 tahun karena system tubuh bayi belum benar benar matang sehingga dikawatirkan kekebalan tubuh belum dapat menerima asupan terlalu banyak air putih.

Faktor selanjutnya yang di khawatirkan adalah air putih yang diberikan tidak higienis, terjadi paparan bakteri dan bahan mineral lainnya. Bahan seperti fluroide dapat mengganggu perkembangan bayi.

Alasan selanjutnya karena organ ginjal pada bayi belum benar benar sempurna sehingga pemberian air putih ditakutkan dapat mengakibatkan tubuh bayi mengeluarkan sodium dan air buangan terlalu banyak.

Kehilangan sodium yang berlebih dapat berpengaruh pada aktivitas otak, salah satu gejala awalnya adalah perubahan menta dan mengantuk, pembengkakan, suhu tubuh yang rendah dan juga kejang kejang.

Pemberian air putih pada bayi sibawah 6 bulan akan berpengaruh pada asupan ASI, yang menjadi sumber nutrisi utama. Setelah mengkonsumsi air perut bayi akan penuh sehingga ia merasa kenyang dan tidak lagi ingin mengkonsumsi ASI yang merupakan sumber utama dari nutrisi yang ia butuhkan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *